Ketut Ismaya Dituntut 7 Bulan Penjara, Agus Samijaya: Korban Tidak Pernah Ditendang, Hanya Disentuh

Ketut Ismaya Dituntut 7 Bulan Penjara, Agus Samijaya: Korban Tidak Pernah Ditendang, Hanya Disentuh

Ketut Ismaya Dituntut 7 Bulan Penjara, Agus Samijaya: Korban Tidak Pernah Ditendang, Hanya Disentuh
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sidang Tuntutan kasus pengancaman dan penganiayaan terhadap aparatur negara dengan terdakwa I Ketut Putra Ismaya Jaya alias Keris (40), I Ketut Sutama (51) dan IGN Edrajaya alias Gung Wah (28), di pengadilan Negeri Denpasar, Senin (17/12) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Ketut Putra Ismaya Jaya (40) menyatakan kepada majelis hakim tidak ada niat serta membantah melakukan kekerasan terhadap anggota Sat Pol PP Provinsi Bali terkait penurunan baliho dirinya.

Untuk itu calon DPD RI ini pun memohon kepada majelis hakim agar mempertimbangkan putusan seadil-adilnya.

Demikian dikatakan Ketut Ismaya, menambahkan pembelaan (pledoi) lisan yang sebelumnya disampaikan tim penasihat hukumnya, menanggapi tuntutan yang telah diajukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (17/12/2018).

Baca: Demi Hamil, Diam-diam Kartika Putri Lakukan ini Pada Habib Usman bin Yahya Saat Sedang Terlelap

"Tidak ada niatan saya melakukan kekerasan apalagi penganiayaan terhadap anggota Sat Pol PP. Saya mohon putusan yang seadil-adilnya dari majelis hakim," ujar Ketut Ismaya.

Selain Ketut Ismaya, dua terdakwa lainnya yaitu I Ketut Sutama (51) dan I Gusti Ngurah Edrajaya alias Gung Wah (28) menyampaikan hal senada kepada majelis hakim pimpinan Bambang Ari Putra.

Baca: De Tu Bonyok Diamuk Massa di Buleleng, Kepergok Saat Beraksi di Rumah Kerabatnya

Selain menyampaikan pembelaan lisan, tim penasihat hukum yang dikoordinir I Wayan Mudita kembali mempertanyakan terkait permohonan penangguhan penahanan yang telah diajukan pada sidang sebelumnya.

Namun majelis hakim menyatakan, masih akan memusyawarahkan permohonan tersebut.

Baca: Pria Tewas di Hadapan Janda di Dalam Mobil, Sang Janda Ngaku Hanya Bercerita Selama 20 Menit

Karena majelis hakim akan memusyawarahkan, tim penasihat hukum dan para terdakwa pun mengajukan permohonan ijin agar bisa ikut merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Saya mohon kepada Yang Mulia memberikan kebijakan saya merayakan hari raya bersama keluarga," pinta Ketut Ismaya.

Baca: Tak Terduga, Comvalius dan VDV Kunjungi Anak-anak di Banjar Wanayu, Terharu Lihat Video di Instagram

Untuk permohonan ijin itu, majelis hakim pun meminta tim penasihat hukum mengajukan surat kembali.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved