Sebanyak Rp 21,72 Triliun Dana APBN Disalurkan ke Bali

Gubernur Koster berharap setelah penyerahan Dipa ini pemerintah kabupeten/kota beserta instansi vertikal bisa melaksanakannya dengan efektif

Sebanyak Rp 21,72 Triliun Dana APBN Disalurkan ke Bali
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali, Wayan Koster menyerahkan Daftar Pelaksanaan Isian Anggaran (DIPA) kepada bupati/walikota dan kementerian/lembaga se-Bali di Gedung Ksiarnawa Wiswa Sabha Utama Mandala Kantor Gubernur Bali pada Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster menyerahkan Daftar Pelaksanaan Isian Anggaran (Dipa) kepada bupati/wali kota dan kementerian/lembaga se-Bali, di Gedung Ksiarnawa Wiswa Sabha Utama Mandala Kantor Gubernur Bali pada Senin (17/12/2018).

Gubernur Koster berharap bahwa setelah penyerahan Dipa, pemerintah kabupeten/kota beserta instansi vertikal bisa melaksanakannya mulai 1 Januari 2019 dengan efektif dan efisien.

"Terutama yang berkaitan dengan agenda prioritas dan bukan penunjang, sehingga nantinya dapat berdampak langsung ke masyarakat," jelasnya.

Kegiatan prioritas yang dimaksud yakni sesuai dengan visi Gubernur Bali berupa Nangun Sat Kerti Loka Bali yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah, sedangkan instansi vertikal sesuai dengan program atasannya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Provinsi Bali, Dedi Sopandi menjelaskan bahwa penyerahan Dipa ini sebagai tindak lanjut dari penyerahan Dipa nasional kepada kementerian, atau lembaga beserta dana desa dan dana transfer daerah yang telah dilaksanakan pada Selasa (11/12/2018) lalu, oleh Presiden Joko Widodo.

Dirinya menyampaikan bahwa pada tahun 2019 ini dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan ke Provinsi Bali sebanyak Rp 21,72 triliun.

Dana tersebut masing-masing rinciannya untuk masing-masing kementerian/lembaga Rp 9,88 triliun, dan transfer daerah beserta dana desa Rp 11,84 triliun.

"Jadi ada kenaikan juga untuk dana transfer daerahnya sedikit," jelasnya.

Selain itu anggaran dana OPD untuk dekosentrasi sebanyak Rp 109,4 miliar, dan dana OPD dalam tugas pembantuan Rp 128 miliar.

Sementara untuk transfer ke masing-masing kabupaten/kota diantaranya Kota Denpasar Rp 969 miliar, Kabupaten Badung Rp 737 miliar, Kabupaten Bangli Rp 852 miliar, Kabupaten Buleleng Rp 1,49 triliun, Kabupaten Gianyar Rp 1,07 triliun, Kabupaten Jembrana Rp 794 miliar, Kabupaten Karangsem Rp 1,12 triliun, Kabupaten Klungkung Rp 799 miliar, dan Kabupaten Tabanan Rp 1,25 triliun.

Sementara itu rancangan dalam APBN tahun anggaran 2019 sendiri, belanja negara sudah ditetapkan Rp 2.461,1 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat yang dialokasikan melalui kementerian/lembaga sebanyak Rp 855,4 triliun, dan non kementerian/lembaga senilai Rp 778,9 triliun serta Dana Desa sebesar Rp 826,8 triliun. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved