Serapan Anggaran APBN di Bali Hingga Hari Ini Sebesar 84,75 Persen

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Provinsi Bali realisasi anggaran pada 2018 ini dapat lebih optimal daripada tahun 2017

Serapan Anggaran APBN di Bali Hingga Hari Ini Sebesar 84,75 Persen
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Provinsi Bali, Dedi Sopandi saat ditemui awak media usai acara penyerahan Dipa di Gedung Wiswa Sabha Utama Mandala Kantor Gubernur Bali pada Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Provinsi Bali, Dedi Sopandi menjelaskan bahwa pada tahun 2017 pagu yang disalurkan Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN), termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan dana desa sebanyak Rp 11,50 triliun, dan khusus untuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sendiri yakni sebesar Rp 10,34 triliun.

Dirinya menjelasakan bahwa serapan anggaran dari dana tersebut sampai Senin (17/12/2018) pagi, sebesar 84,75 persen.

Serapan tersebut dengan rincian berupa belanja pegawai sebesar 96,9 persen, belanja negara 78,67 persen, dan belanja modal 71,50 persen.

"Jadi kami mengimbau kepada satuan kerja pengelola DIPA untuk kementerian/lembaga mengingat kembali bahwa pengajuan tagihan ke KPPN terakhir pada 21 Desember ini," imbaunya saat ditemui awak media usai acara penyerahan DIPA, di Gedung Wiswa Sabha Utama Mandala Kantor Gubernur Bali pada Senin (17/12/2018).

Ia berharap bahwa realisasi anggaran pada 2018 ini dapat lebih optimal daripada tahun 2017 yang hanya sebesar 91,6 persen.

Persentase itu dikarenakan ada beberapa kegiatan yang ditunda akibat adanya bencana erupsi Gunung Agung.

"Jadi bisa lebih baiklah," harapnya.

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, ia mengatakan bahwa periode ini sudah sangat jauh lebih baik. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved