Breaking News:

Muktamar Sastra 2018 Dihelat di Situbondo Hari Ini: Menggali Kenusantaraan Membangun Kebangsaan

Satu upaya untuk mendorong gerak bangsa ini agar tidak melulu menjadikan politik dan ekonomi sebagai panglima.

Istimewa
Muktamar Sastra 2018 digelar di Situbondo Jawa Timur pada tanggal 18 hingga 20 Desember 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, SITUBONDO -- Muktamar Sastra 2018 adalah sebuah ikhtiar. Satu upaya untuk mendorong gerak bangsa ini agar tidak melulu menjadikan politik dan ekonomi sebagai panglima.

Sekali waktu, kebudayaan juga harus maju.

Tampil ke muka untuk mengendurkan tarikan benang kusut kehidupan sosial dan membuka ruang bernafas lebih lega di luar sesi-sesi debat politik yang banal (tak elok).

Kita semua percaya bahwa bangsa ini dibangun dengan tatanan dan ajaran-ajaran baik.

Nilai tentang kerukunan, kerja keras, persatuan, gotong royong, dan sikap tenggang rasa adalah pelajaran utama dari para kiai dan pendiri bangsa.

Jikalau hari ini sebagian dari nilai-nilai itu memudar, maka gerakan kebudayaanlah yang diharapkan bisa memulihkan kembali.

Dengan jalan kebudayaan kita berharap bisa kembali menggali kenusantaraan dan membangun  kebangsaan.

Muktamar Sastra untuk kali pertama diselenggarakan tahun ini. Bertempat di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur.

Acara dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari. Mulai tanggal 18 hingga 20 Desember 2018.

Perhelatan sastra ini diselenggarakan atas kerjasama Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTNNU) Jawa Timur, Lesbumi NU Jawa Timur, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Jawa Timur, serta TV9 Nusantara.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved