BNPB Rencanakan Gelar Forum Relawan Bencana di Bali

Untuk memberikan penghargaan kepada para relawan yang membantu menanggulangi bencana Palu dan Donggala, BNPB menyelenggarakan forum relawan

BNPB Rencanakan Gelar Forum Relawan Bencana di Bali
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan saat ditemui awak media usai deklarasi forum kebencanaan di Universitas Warmadewa, Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gempa bumi yang mengguncang Palu dan Donggala beberapa bulan lalu ternyata mengetuk hati banyak masyarakat Indonesia.

Banyak dari mereka yang memberikan bantuan, salah satunya dengan menjadi relawan.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan bahwa saat gempa Palu dan Donggala banyak relawan datang dari Papua hingga Aceh.

Pada saat bencana itu terjadi, Lilik menjelaskan, ada sekitar 5.000 orang yang datang menjadi relawan secara sukarela.

Dijelaskan lagi, untuk menjadi relawan memang tidak harus berpikir menolong dengan uang hingga ratusan ribu atau ratusan juta, tapi cukup datang memberikan kepeduliaan dan merangkul kawan-kawan yang menjadi korban bencana.

"Cukup dia datang, memberikan kepedulian, merangkul kawan-kawan yang menjadi korban di sana, mengatakan 'saya peduli, saya berada di pihakmu, saya ingin kamu cepat bangkit' dan sebagainya. Itu sudah menjadi hal yang luar biasa," jelas Lilik saat ditemui awak media usai deklarasi forum kebencanaan di Universitas Warmadewa, Kamis (20/12/2018).

Baginya, hal seperti itu memang harus dilakukan sebagai sesama warga negara Indonesia, bahkan harusnya social capital tersebut ditingkatkan lagi dan jangan sampai hilang.

Dan untuk memberikan penghargaan kepada para relawan yang membantu menanggulangi bencana Palu dan Donggala tersebut, BNPB menyelenggarakan forum relawan yang akan dilaksanakan di Bali.

Waktunya akan dilaksanakan pada April 2019 mendatang usai Pilpres berlangsung.

Dipilihnya Bali sebagai tuan rumah dalam forum tersebut dikarenakan BNPB ingin memberikan penghargaan kepad Bali yang sudah memiliki forum kebencanaan paling lengkap dibandingkan daerah lain.

"Jadi ini adalah penghargaan bagi Provinsi Bali untuk mengumpulkan mereka. Dan saya berharap datang ke sini karena ada daya tarik yang lain," jelas Lilik.

Daya tarik yang dimaksud yakni Bali sebagai tempat wisata, selain itu juga terdapat Gunung Agung yang baru mengalami erupsi, yang bisa dilihat oleh relawan yang datang nantinya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved