Punya Tiga Forum Penanggulangan Risiko Bencana, Bali Jadi Daerah Paling Lengkap

Ketiga forum tersebut secara resmi akan berada di bawah naungan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali

Punya Tiga Forum Penanggulangan Risiko Bencana, Bali Jadi Daerah Paling Lengkap
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Tiga forum kebencanaan mendeklarasikan diri di Universitas Warmadewa, Kamis (20/12/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga forum kebencanaan mendeklarasikan diri di Universitas Warmadewa pada Kamis (20/12/2018) lalu.

Tiga forum itu diantaranya Forum Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) Provinsi Bali, Forum Relawan Bencana (Pasewana) Provinsi Bali, dan Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT-PRB) Provinsi Bali.

Ketiga forum tersebut secara resmi akan berada di bawah naungan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang hadir pada acara deklarasi tersebut memberikan apresiasi terhadap pembentukan ketiga forum.

"Ini merupakan forum pengurangan risiko bencana payung besarnya, dan kemudian hari ini ada tiga forum lagi sehingga kita (Pemprov Bali) menjadi yang paling lengkap," jelasnya ketika ditemui awak media usai deklarasi berlangsung.

Dewa Made Indra menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sampai pada deklarasi semata, setelah forum ini terbentuk yang paling dinanti yakni aksi nyata kepada masyarakat.

"Yang kami harapkan adalah semua forum ini melakukan aksi nyata," harapnya.

Dewa Made Indra yang juga mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali ini berharap, forum tersebut dapat melakukan berbagai upaya seperti mengkaji, mempelajari, dan menyusun rencana untuk aksi-aksi pengurangan risiko bencana.

Melalui upaya-upaya itu nantinya akan dapat dikenali risiko kebencanaan yang terjadi, sehingga dapat dimitigasi dengan baik sebagai upaya untuk meminimalisir korban bencana sekecil mungkin.

Lilik Kurniawan selaku Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berharap dengan adanya deklarasi ini nantinya akan semakin banyak orang-orang yang bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kebencanaan.

"Supaya mereka (masyarakat) juga selamat dari bencana," tandasnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved