Tepis Terlibat Pengaturan Skor Final Piala AFF 2010, Maman Abdurrahman: Itu Tidak Benar

program Mata Najwa berlangsung pada Rabu (19/12/2018) malam, nama Maman Abdurrahman disebutkan oleh Andi Darussalam yang menduga adanya pengaturan

Tepis Terlibat Pengaturan Skor Final Piala AFF 2010, Maman Abdurrahman: Itu Tidak Benar
Twitter @Persija_Jkt
Bek Persija, Maman Abdurrahman melakukan lompatan sambil menyundul bola ke arah gawang timnas U-22 Indonesia pada uji coba di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Rabu (5/4/2017) malam. 

TRIBUN-BALI.COM - Maman Abdurrahman memberikan klarifikasi tentang kejadian final pada Piala AFF 2010 saat ia masih membela Timnas Indonesia.

Saat itu, Maman Abdurrahman diduga ikut andil dalam pengaturan skor saat Timnas Indonesia melawan Malaysia di final Piala AFF 2010.

Saat program Mata Najwa berlangsung pada Rabu (19/12/2018) malam, nama Maman Abdurrahman disebutkan oleh Andi Darussalam yang menduga adanya pengaturan skor pada pertandingan tersebut.

Baca: Bali United Dikabarkan Sudah Kontrak Pelatih Baru, Nama Teco & Dejan Antonic Mencuat

 
Tapi Andi Darussalam tidak mempunyai bukti yang kuat, ia hanya menyayangkan gol-gol yang dihasilkan Malaysia dan kesalahan dari Maman Abdurrahman.

Andi Darussalam merasa aneh dengan gol yang diciptakan Malaysia saat bermain di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Dilansir Tribunnews.com dari situs resmi Persija, Maman langsung mengambil tindakan untuk memberikan klarifikasi ditemani oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia setelah tayangan Mata Najwa.

"Sehubungan dengan opini yang berkembang di masyarakat setelah program Mata Najwa Rabu kemarin, dengan ini saya menyatakan kalau hal itu tidak benar," ujar Maman.

Maman pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada leg pertama final Piala AFF 2010, saat itu Timnas Indonesia kalah 3-0 dari Malaysia.

"Saya harus akui saya melakukan kesalahan secara teknis, bahasanya blunder tapi tidak ada unsur apapun," ujar Maman.

Pemain Persija Jakarta tersebut juga masih mengingat pesan yang disampaikan pelatih Timnas Indonesia saat itu, Alfred Riedl.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved