Kontraktor Kena Penalti, 0,46 Persen Bangunan Pasar Badung Belum Selesai

Pengerjaan Pasar Badung hingga kini belum mencapai 100 persen alias molor

Kontraktor Kena Penalti, 0,46 Persen Bangunan Pasar Badung Belum Selesai
Dok DPRD Kota Denpasar
Anggota Komisi I, II dan III DPRD Kota Denpasar sidak proyek pembangunan Pasar Badung tahap kedua, Kamis (6/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Proyek pembangunan Pasar Badung telah mencapai tenggat akhir yakni pada Kamis (20/12/2018) malam.

Namun, ternyata pengerjaannya hingga kini belum mencapai 100 persen alias molor.

Hasil pantauan Tribun Bali, hingga Jumat (21/12/2018) siang, masih ditemui pekerja yang tengah merampungkan sisa pekerjaan di bagian depan.

Sejumlah rangkaian steger masih mengelilingi Pasar Badung.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ngurah Jimmy Sidharta saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pengerjaan proyek pembangunan mengalami keterlambatan.

Diketahui, pengerjaan proyek masih meninggalkan sisa 0,46 persen.

Dengan demikian, pihak rekanan yakni PT NK bakal mendapatkan penalti

Tak hanya itu, pihaknya masih menjumpai ada kerusakan dan kekurangan yang perlu diperbaiki.

“Kebanyakan seputar kendala teknis saja. Itu karena ada kesulitan saat pengeluaran alat di depan. Juga seputar penyelesaian (finishing) dan perbaikan. Ya kami beri waktu satu sampai dua hari,” ungkapnya.

Sementara, soal kesesuaian pengerjaan dengan Detail Engeneering Design (DED), kata dia, dijamin sudah sesuai meskipun ada perbaikan pada meja stainless dan gelung kori (pintu utama).

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved