Langka, Tidak Ada Gempa Tapi Terjadi Tsunami, Data Sementara 222 Orang Meninggal Dunia

Langka, Tidak Ada Gempa Tapi Terjadi Tsunami, Data Sementara 222 Orang Meninggal Dunia

Langka, Tidak Ada Gempa Tapi Terjadi Tsunami, Data Sementara 222 Orang Meninggal Dunia
capture YouTube TVOne
Detik-detik grup band Seventeen diterjang tsunami Banten, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, PANDEGLANG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut musibah tsunami yang melanda sebagian wilayah di Provinsi Banten dan Lampung adalah kejadian langka.

Hal tersebut, kata Basuki Hadimuljono, ketika melihat langsung kondisi korban tewas di Puskesmas Carita, Pandeglang, Banten.

"Saya kira kejadian ini kejadian langka, tidak ada gempa tapi ada tsunami," tutur Basuki Hadimuljono di Puskesmas Carita, Minggu (25/12/2018).

Baca: Jalan Tukad Badung Dipadati Polisi dan Demonstran, Berbagai Elemen Protes di Konjen Tiongkok

Basuki Hadimuljono melanjutkan, saat ini kejadian tsunami yang meluluh lantakan daerah Pandeglang tersebut tengah dikaji penyebabnya oleh para pakarnya.

Basuki Hadimuljono mengatakan, saat ini pihaknya telah menyediakan sejumlah alat berat dan pasokan air bersih untuk para korban.

"Kami sebagai penyelenggara infrastruktur sudah menyiapkan semua kebutuhan, untuk air bersih, alat berat, semua sudah kami datangkan," ucap Basuki Hadimuljono.

Baca: Kisah Mencekam Ifan Seventeen Terapung 2 Jam, Telan Air Laut Cukup Banyak Hingga Tubuh Tergulung

Terakhir, Basuki Hadimuljono menuturkan pemulihan infrastruktur di Pandeglang akan sesegera mungkin dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Kalau Basarnas evakuasi korban mungkin bisa hingga tujuh hari, akan kami bantu dengan pemulihan infrastruktur sekiranya dalam waktu tiga hingga lima hari," papar Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, Ketua Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tiar Prasetya menjelaskan peristiwa tsunami yang terjadi di Selat Sunda merupakan fenomena unik.

Baca: Aa Jimmy Unggah Kelucuan Sebelum Tewas Diterjang Tsunami Anyer, Jenazah Terbaring di Tepi Pantai

"Iya itu adalah fenomena unik. Mungkin dulu juga pernah terjadi tapi sangat langka sekali," ujar Tiar Prasetya saat menggelar konferensi pers di kantornya, Minggu (23/12/2018).

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved