Transaksi Alipay Dukung Pengembangan Pariwisata Berkualitas di Bali

Transaksi menggunakan Alipay akan diupayakan guna mendukung terciptanya pengembangan pariwisata Bali berkualitas

Transaksi Alipay Dukung Pengembangan Pariwisata Berkualitas di Bali
Istimewa//PT Alto Halo Digital International
Presiden Direktur PT Alto Halo Digital International (AHDI), Rudi Ramli. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Transaksi menggunakan Alipay akan diupayakan guna mendukung terciptanya pengembangan pariwisata Bali berkualitas.

Presiden Direktur PT Alto Halo Digital International (AHDI), Rudi Ramli, mengatakan selama ini mafia yang bergelut di usaha pariwisata di Bali leluasa menjalankan praktik ilegal dengan transaksi RMB tanpa pengenaaan kurs rupiah.

Sehingga semua transaksi langsung antar perbankan di China.

Hal ini menyebabkan, proses transaksi yang dilakukan di Indonesia khususnya di Bali tidak berdampak pada perekonomian daerah dan penambahan devisa negara.

“Saat ini di Bali masih menggunakan beberapa metode pembayaran ilegal, yaitu menggunakan RMB yakni Wechat Pay, transaksi kartu Union Pay melalui mesin electronic data capture (EDC) yang menggunakan WiFi dari China, dan lewat voucher yang diterapkan di beberapa toko oleh-oleh atau aksesori dan restoran,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (23/12/2018).

Hal ini, kata dia, patut ditindaklanjuti sesuai langkah Pemprov Bali yang sedang menertibkan usaha pariwisata ilegal agar kedepannya pariwisata Pulau Dewata lebih berkualitas.

"Kami mendukung upaya penertiban mafia pariwisata Tiongkok di Bali," ujarnya.

Pihaknya pun telah beraudiensi dengan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang kerap disapa Cok Ace, pada 10 Desember 2018 lalu.

Pertemuan ini membahas kerja sama penerapan pembayaran elektronik Alipay.

“Pada intinya, Wagub Cok Ace sepakat penerapan Alipay yang mendukung pariwisata berkualitas di Bali, dan membantu langkah penertiban praktik mafia ilegal pariwisata China,” katanya.

AHDI rencananya akan meminta bantuan Alipay untuk memromosikan Bali sebagai destinasi bagi masyarakat China secara luas. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved