Tsunami di Selat Sunda

Tsunami Terjang Banten dan Lampung, BMKG Ungkap Pemicunya Bukan Gempa Bumi

Gelombang tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda menyebabkan puluhan penduduk meninggal dunia.

Tsunami Terjang Banten dan Lampung, BMKG Ungkap Pemicunya Bukan Gempa Bumi
tribunnews
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Gelombang tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda menyebabkan  puluhan penduduk meninggal dunia.

Data sementara yang diterima Tribun Bali.com dari Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho hingga pukul 08.00 Wita, 20 orang meninggal, 65 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak.

Gelombang tsunami diketahui menerjang di pesisir Selat Sunda pukul 21.27 WIB.

Baca: Tsunami Terjang Banten, Rian DMASIV Sebut Grup Band Seventeen Diterjang Ombak Saat Manggung

Melansir dari rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gelombang Tsunami di Banten tidak dipicu oleh gempa bumi.

Untuk selengkapnya simak laporan berikut dari BMKG:

Mencermati peristiwa tsunami di Pantai Barat Provinsi Banten pada tanggal 22 Desember 2018, malam

hari sekitar pukul 21.27 WIB, maka Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

menyampaikan tanggapan sebagai berikut:

A. Gelombang Tinggi karena cuaca

1. BMKG mendeteksi dan memberikan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku tgl 22

Halaman
1234
Penulis: Ady Sucipto
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved