Ketua Umum KONI Bali Puji Kemajuan Beberapa Cabor di Bali Sepanjang Tahun 2018

Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi memuji kemajuan dan perkembangan beberapa cabang olahraga di Bali

Ketua Umum KONI Bali Puji Kemajuan Beberapa Cabor di Bali Sepanjang Tahun 2018
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketut Suwandi (tengah) saat berada di acara pembukaan Kejuaraan Karate Terbuka, Piala Gubernur Bali 2018 yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Rabu (19/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi memuji kemajuan dan perkembangan beberapa cabang olahraga di Bali.

Beberapa hari lagi tahun 2018 akan berganti tahun 2019.

Banyak hal terjadi di sepanjang tahun 2018 khususnya pada olahraga di Bali.

Suwandi melihat kemajuan pada beberapa cabang olahraga (cabor) di Bali, seperti cabor renang maupun panahan yang telah menunjukan peningkatan prestasi.

Cabang olahraga renang terdapat dua atlet Klungkung yaitu Lisa Primasari dan Luh Made Budiartini Bandem yang berhasil memecahkan rekor KU Nasional, dan Krapsi pada ajang Kejurnas Renang Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC), di Kolam Renang Aquatic Gelora Bung Karno, Jakarta pada awal Desember lalu. 

Sedangkan, di cabang olahraga panahan medali emas berhasil disumbangkan oleh Kadek Dian Vanagosi dan Gusti Ayu Yuniastari pada Kejurnas Panahan 2018 tanggal 1-7 Desember 2018 di Jakarta.

“Saya melihat hasilnya cukup menggembirakan, walaupun masih ada hal yang perlu banyak kita perbaiki. Salah satu contoh dari renang ada suatu pemecahan rekor nasional yang sebelum-sebelumnya gak pernah. Panahan di Kejurnas yang belum pernah mencapai hampir babak kedua sekarang ada empat emas, Muaythai dan lainnya juga. Sekarang tinggal bagaimana kita me-maintenance untuk kekuatan itu menuju prestasi yang lebih baik,” katanya di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Rabu (19/12/2018).

Saat ditanya mengenai terobosan terbaru dari KONI Bali di tahun 2019, ia berencana akan membuat strategi atau perencanaan untuk menghadapi Pra PON.

“Berbicara tentang olahraga kita berbicara prestasi, kita harus membuat suatu strategi, apa sih sebenarnya kita targetkan, begitu kita membuat suatu perencanaan baru kita akan membuat suatu detail yang lebih detail, bagaimana kita bisa mengimplementasi program itu menuju prestasi dan tahun 2019 adalah tahun persiapan untuk Pra PON,” ujarnya.

Suwandi berharap pemerintah dapat memberikan dukungan maksimal agar kesuksesan saat PON 2016 di Jawa Barat dapat terulang lagi di PON 2020 nanti.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved