Hari Raya Galungan dan Kuningan

Apa Makna Memotong Babi Saat Penampahan Galungan?

Selasa (25/12/2018) merupakan Penampahan Galungan. Pada penampahan Galungan ini, masyarakat Hindu Bali biasanya memotong babi ataupun ayam.

Apa Makna Memotong Babi Saat Penampahan Galungan?
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sekehe Truna warga Banjar Kehen, Kesiman, Denpasar, Bali, Senin(28/5/2018), memotong babi persiapan Hari Raya Galungan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selasa (25/12/2018) merupakan Penampahan Galungan.

Pada penampahan Galungan ini, masyarakat Hindu Bali biasanya memotong babi ataupun ayam.

Menurut Wakil Ketua PHDI Bali, Pinandita Ketut Pasek Swastika saat dihubungi, Minggu (23/12/2018) sore, memotong babi saat penampahan, memiliki makna untuk mengalahkan sad ripu atau enam sifat dalam diri manusia.

Serta untuk mengalahkan Rajas-Tamas menjadikan kebaikan.

"Babi itu niyasa dari sifat rajas-tamas itu. Sebenarnya, sangat bagus bila tidak sampai mengorbankan hewan kalau kita hubungkan dengan ajaran Ahimsa. Memotong hewan korban baik babi dan atau ayam itu niyasa mengalahkan Rajas-Tamas," katanya.

Sebagian dari hasil korban itu dinikmati dan tidak lupa menghaturkannya kepada Tuhan karena semuanya itu ciptaan-Nya.

"Memotong babi wajib saat penampahan kalau terkait dengan Galungan," imbuhnya.

Penampahan ini jatuh sehari sebelum Galungan yaitu, Anggara Wage wuku Dunggulan.

Sejumlah warga memotong babi atau penampahan dalam rangkaian hari raya Galungan dan Kuningan di Banjar Kehen, Kesiman, Denpasar, Senin (8/2/2016).
Sejumlah warga memotong babi atau penampahan dalam rangkaian hari raya Galungan dan Kuningan di Banjar Kehen, Kesiman, Denpasar, Senin (8/2/2016). (Tribun Bali)

Menurut Dosen Bahasa Bali Unud, Putu Eka Guna Yasa, saat penampahan ini selain nampah (memotong) babi, juga membuat segehan.

"Segehan itu persembahan ke Bhuta Dungulan yang dihaturkan di pekarangan rumah untuk Bhuta Bucara dan Durga Bucari dimana tempat persembahannya yaitu di depan sanggah, di lebuh, dan di depan rumah," kata Guna.

Halaman
12
Penulis: Ady Sucipto
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved