Tsunami di Selat Sunda

Belum Ada yang Berani Dekati Gunung Anak Krakatau, Istilah Menjaring Ayam dengan Perangkap Gajah

Penampakan longsoran erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut jadi penyebab Tsunami Banten dan Tsunami Lampung

Belum Ada yang Berani Dekati Gunung Anak Krakatau, Istilah Menjaring Ayam dengan Perangkap Gajah
Instagram @natgeoindonesia
Penampakan kengerian Erupsi Gunung Anak Krakatau sehari setelah tsunami di Banten 

Belum Ada yang Berani Dekati Gunung Anak Krakatau, Istilah Menjaring Ayam dengan Perangkap Gajah

TRIBUN-BALI.COM - Penampakan longsoran erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut jadi penyebab Tsunami Banten dan Tsunami Lampung (Tsunami Selat Sunda).

Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kushendratno menjelaskan, berdasarkan citra satelit yang didapatkan, tsunami yang terjadi di wilayah Selat Sunda diakibatkan adanya longsoran Gunung Anak Krakatau yang besar hingga mencapai 64 hektar.

Penampakan longsongan erupsi Gunung Anak Krakatau itu mencapai 64 hektare.

Disebut jadi penyebab Tsunami Banten dan Tsunami Lampung.

"Entah bagaimana bisa menimbulkan tsunami. Dari data BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika), luas yang longsor itu 64 hektar. Jadi longsor berupa blok turun, seperti kita menjatuhkan benda besar ke dalam kolam langsung riaknya tinggi. Nah, itu sampai ke sini kecil kan dari pos Pasauran, itu sampai setengah meter," katanya yang dihubungi Kompas.com, Rabu (26/11/2018).

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui penyebab longsoran itu terjadi.

Sebab, sampai saat ini, tim belum bisa mendekati lokasi gunung mengingat cuaca buruk yang terjadi saat ini.

Namun berdasarkan citra satelit BMKG, katanya, didapatkan foto setelah letusan. Terlihat ada perubahan pengurangan dari fisik gunung Anak Krakatau.

"Mereka (BMKG) hitung 64 hektar. Jika divisualisasikan, luas area itu mungkin seluas lapang bola atau hotel yang ambruk sekaligus," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved