Tsunami di Selat Sunda

Kesaksian Warga Lihat Buaya Tiba-tiba Muncul dan 'Berdiri' Memandang Laut Sebelum Tsunami Menerjang

Seekor Buaya dari laut yang jarang ditemui oleh warga, seketika terlihat di darat satu setengah jam sebelum Tsunami Selat Sunda

Kesaksian Warga Lihat Buaya Tiba-tiba Muncul dan 'Berdiri' Memandang Laut Sebelum Tsunami Menerjang
Tribunnews/Jeprima
Foto udara suasana desa Sambolo setelah diterjang Tsunami Selat Sunda Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sejumlah bangunan tampak porak poranda setelah diterjang Tsunami Selat Sunda. 

TRIBUN-BALI.COM - Seekor Buaya dari laut yang jarang ditemui oleh warga, seketika terlihat di darat satu setengah jam sebelum Tsunami meratakan bangunan rumah di Desa Paniis, Sumur, Banten, Sabtu (23/12/2018) malam lalu.

Buaya dengan besar tiga meter yang melahap ikan buruannya di pantai berperilaku aneh.

Beberapa kali Buaya tersebut terlihat memandang ke lautan.

Seorang warga yang melihat kejadian itu, Sukarwani mengaku sempat menaruh curiga karena tidak biasanya buaya yang muncul satu bulan dua kali di pantai itu, terlihat seolah berdiri memandang laut.

Tidak sekali atau dua kali.

Tetapi berkali-kali.

"Dia lagi makan, terus berdiri lagi. Makan lagi, berdiri lagi. Sering lah beberapa kali. Lihatnya ke arah yang sama terus," jelasnya saat berbincang dengan Tribunnews.com di Desa Paniis, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018).

Pria yang akrab disapa Kiwong itu, kemudian menjelaskan tidak lama buaya berwarna hitam tersebut berperilaku aneh, seorang tetangga mendapat kabar dari nelayan yang berada di tengah laut.

Memberitahu bahwa ada ombak yang terlalu besar menuju ke daratan.

"Ada namanya Mak Desi. Dia yang beri tahu bahwa ombak tinggi akan ke daratan," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved