Kisah Korban Tsunami Aceh 14 Tahun Lalu, Pingsan Dekat Tumpukan Mayat hingga Dikira Sudah Meninggal

Noverizal, korban tsunami Aceh 14 tahun silam mengisahkan perjuangannya selamat dari bencana dahsyat itu

Kisah Korban Tsunami Aceh 14 Tahun Lalu, Pingsan Dekat Tumpukan Mayat hingga Dikira Sudah Meninggal
SERAMBINEWS.COM
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh saat bencana tsunami terjadi 26 Desember 2004. 

TRIBUN-BALI.COM - Pagi itu saya sedang membersihkan pekarangan rumah, tiba-tiba saja terjadi
gempa yang sangat dahsyat.

Setelah gempa berhenti saya dan semua anggota keluarga, ibu, dua orang kakak dan tiga orang keponakan yang masih kecil, masuk kembali ke rumah.

Di dalam rumah terlihat pesawat televisi, kulkas dan lemari telah jatuh ke lantai.

Saya keluar, dan menjemput keponakan saya di depan rumah tempat permainan play stastion.

Setelah itu, saya ke rumah mertua kakak.

Ketika sampai di sana ada orang yang patah kakinya, tertimpa lemari yang terbalik karena gempa.

Lalu kami menolongnya.

Kami membawanya ke rumah sakit Permata Hati, Blang Oi.

Kemudian saya kembali lagi ke rumah mertua kakak.

Saya mengajak keponakan saya pulang.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved