Liputan Khusus

Bali di Tahun 2021 Kritis Pasokan Listrik, Begini Sebabnya

Untuk diketahui, pertumbuhan permintaan listrik di Bali dalam lima tahun terakhir sebesar 8,7 persen tiap tahun.

Bali di Tahun 2021 Kritis Pasokan Listrik, Begini Sebabnya
Tribunnews
Pembenahan instalasi listrik oleh petugas PLN. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk diketahui, pertumbuhan permintaan listrik di Bali dalam lima tahun terakhir sebesar 8,7 persen tiap tahun.

Pertumbuhan itu melebihi pertumbuhan permintaan listrik nasional yang cuma 7 persen per tahun.

Saat ini, berdasarkan data PLN Bali, pasokan listrik di Bali memang masih mencukupi, yakni dengan daya mampu 1100 MW dan beban puncak 860 MW. Artinya, masih ada sisa pasokan.

Namun, menurut PLN, perlu diketahui bahwa beban puncak harus ada selisih 20 persen dari daya mampu.

Sebab, dalam operasional pembangkit listrik, pasti ada proses pemeliharaan dan sejenisnya yang mengharuskan ada daya cadangan agar tidak terjadi pemadaman tiba-tiba.

Mengacu pada proyeksi pertumbuhan listrik di Bali, jika Bali tidak memiliki pasokan listrik baru lagi, maka tahun 2021 listrik Bali sudah kritis alias bisa sering terjadi pemadaman bergilir.

Baca: Pasca Penolakan JBC Bali Kembali Bangun Pembangkit, Begini Tanggapan PHDI

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, I Ketut Suwandhi mendukung langkah PLN untuk menyiapkan pasokan listrik yang cukup bagi jangka panjang.

Sebab, menurut Suwandhi, kebutuhan listrik bagi Bali sangat riskan, terutama dalam 5 sampai 10 tahun ke depan.

Dengan pertumbuhan ekonomi Bali yang sangat luar biasa, menurut Suwandhi, kebutuhan listrik sangat vital.

“Sampai saat ini Bali masih tergantung pada energi (listrik) dari Jawa melalui kabel laut. Dulu sudah pernah ada rencana bangun pembangkit dengan potensi di Bedugul, tapi ditolak juga karena masuk kawasan suci, sekarang ditolak lagi,” kata Suwandhi, politikus asal Denpasar.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved