Liputan Khusus

Pasca Penolakan JBC Bali Kembali Bangun Pembangkit, Begini Tanggapan PHDI

Pasca penolakan proyek Jawa-Bali Crossing (JBC) oleh PHDI Bali dan Gubernur Bali, PT PLN kini mulai menjajaki rencana baru

Pasca Penolakan JBC Bali Kembali Bangun Pembangkit, Begini Tanggapan PHDI
http://cdnimage.terbitsport.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca penolakan proyek Jawa-Bali Crossing (JBC) oleh PHDI Bali dan Gubernur Bali, PT PLN kini  mulai menjajaki rencana baru yang disebut sebagai proyek Jawa Bali Connection, dan juga pembangunan pembangkit listrik baru.

Namun demikian, wacana proyek Jawa Bali Connection ini sepertinya juga tak akan berjalan mulus, karena PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) masih tetap bersikukuh bahwa Pulau Jawa dan Bali tak boleh disambung.

Sementara itu, Bali diprediksi akan terancam krisis listrik dalam tiga tahun mendatang jika tak ada pasokan listrik baru.

Benarkah Bali terancam gelap tahun 2021 jika tak segera ada pembangkit baru?

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan studi kelayakan terkait rencana pembangunan pembangkit baru untuk menjaga kelistrikan Bali.

Baca: Rekrutmen PLN untuk Lulusan D3 dan S1, Lokasi Tes di Denpasar dan 5 Kota Ini

Dari Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI nomor 1567 k/21/MEM/2018 tentang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN dalam waktu 2018-2027, tercatat pada 2022 Bali bisa membangun satu pembangkit baru.

Ada tiga jenis pembangkit yang bisa dipilih untuk dibangun pada tahun 2022, antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).

Mengenai lokasi dimana akan dibangun PLT, pihak PLN masih belum bisa memastikan.

“Jawa Bali Connection (sebagai ganti Jawa Bali Crossing, red) ini terkendala dan mundur, padahal target kami 2019 sudah operasi. Karena mundur di tahun 2022 bahkan 2023, maka kami harus adakan tambahan pembangkit baru sebesar 135 Megawatt (MW) di Bali,” kata I Nyoman Suwarjoni Astawa yang akrab disapa Joni itu kepada Tribun Bali pekan lalu.

Baca: Sudah Terlanjur Viral Tiang Listrik di Tengah Jalan Pecatu Bali, Ini Rekasi PLN

Karena proyek JBC mendapat penolakan, maka saat ini PLN Bali sedang menyusun desain dan melakukan kajian soal rencana proyek Jawa Bali Connection.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved