“Secara Prinsip Kita Terima, Meski Berat”, Ismaya Cs Divonis 5 Bulan Penjara

Ismaya bersama dua rekannya I Ketut Sutama dan Gung Wah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara masing-masing selama 5 bulan

“Secara Prinsip Kita Terima, Meski Berat”, Ismaya Cs Divonis 5 Bulan Penjara
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
PUTUSAN - I Ketut Putra Ismaya Jaya (40), I Ketut Sutama (51) dan I Gusti Ngurah Endrajaya alias Gung Wah (28) menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Secara prinsip, hasil sidang putusan ini kita terima, Meski berat," ungkapan ini meluncur dari anggota tim kuasa hukum, Wayan Mudita, usai sidang pembacaan putusan oleh Majelis Makim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terhadap Ketut Ismaya Putra Jaya (40) cs, Jumat (28/12/2018). 

Sebagaimana diketahui, Ketut Ismaya yang kini mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPD RI 2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bali ini, tersangkut kasus tindak pidana ancaman kekerasan terhadap aparat Satpol PP Provinsi Bali usai aksi penurunan baliho miliknya pada Agustus 2018 silam.

Dalam amar putusan Majelis Hakim itu, Ismaya bersama dua rekannya I Ketut Sutama dan IGN Endrajaya alias Gung Wah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara masing-masing selama 5 bulan. 

"Para terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang tertuang pada pasal 214 ayat (1) KUHP Jo Pasal 211 KUHP, sesuai dalam surat dakwaan kesatu penuntut umum,” ungkap Majelis Hakim PN Denpasar yang dipimpin Bambang Ekaputra.

Ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah.

Tindak pidana (paksaan) ini dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 

Sejak menit awal jalannya persidangan, raut muka pria asal Buleleng ini tampak tegang.

Kedua kakinya sering digoyangkan sembari menggerak-gerakkan kedua ibu jari tangannya.

Usai mendengar vonis, Ismaya langsung menyalami dan memeluk puluhan simpatisannya yang memenuhi ruang sidang.

"Masih ada waktu untuk terus berjuang. Merdeka!" pekik Ismaya sembari mengenakan kembali rompi tahanan dan borgolnya.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved