Bandara Buleleng Akan Dibangun di Bukit Teletubies, Ini Kata Budi Karya Sumadi

Lahan di wilayah Desa Kubutambahan ini dinilai paling ideal bila dibandingkan di wilayah Desa Celukan Bawang

Bandara Buleleng Akan Dibangun di Bukit Teletubies, Ini Kata Budi Karya Sumadi
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani
Lahan untuk rencana lokasi pembangunan bandara Buleleng 

Pemerintah terus mendorong peran aktif dalam mendanai pengadaan infrastruktur transportasi di wilayah-wilayah yang  potensial untuk berkembang melalui skema KPBU.

Bandara Buleleng ini diharapkan tuntas dibangun pada tahun 2023 dan bisa mulai dioperasikan pada tahun 2024.

Menhub Budi Karya menyebutkan, nantinya Bandara Buleleng akan berkolaborasi dengan Bandara Ngurah Rai.

Kemenhub menyiapkan dua bandara ini ke dalam kelas berbeda.

Bandara Ngurah Rai diplot untuk kelas premium, sementara Bandara Buleleng akan difokuskan menjadi bandara khusus penerbangan berbiaya murah (LCC).

Sementara Direktur Bandar Udara Kemenhub M. Pramintohadi Sukarno menyatakan bandara di Bali Utara diharapkan dapat meningkatkan keandalan pelayanan transportasi udara di Pulau Bali.

“Selain itu juga mendukung perkembangan wilayah kawasan Bali Utara serta menunjang pertumbuhan kegiatan wisata dan perekonomian Bali khususnya untuk Buleleng," ujar Praminto.

Saat ini, Bandara Ngurah Rai ultimate capacity sekitar 28.2 juta penumpang per tahun. Penumpang yang menggunakan bandara di Bali pada lima tahun ke depan diperkirakan mencapai 30 juta penumpang per tahun.

Untuk itu, di tahun 2024 Bandara Buleleng ini diharapkan sudah mulai beroperasi untuk dapat menampung pertumbuhan penumpang. (rtu/zae)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved