Niat Mencari Ambu Untuk Penjor, Bocah 12 Tahun Asal Bangli Terpeleset Lalu Jatuh ke Jurang

Nyoman Bujana nekat naik pohon enau untuk mencari ambu (daun enau muda) untuk kebutuhan kekurangan penjor di rumahnya.

Niat Mencari Ambu Untuk Penjor, Bocah 12 Tahun Asal Bangli Terpeleset Lalu Jatuh ke Jurang
Istimewa
Nyoman Bujana (12) tengah menjalani tahap pemulihan pasca penyedotan gumpalan darah di tulang rusuk sebelah kanannya di RSUP Sanglah, Minggu (30/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Nyoman Bujana nekat naik pohon enau untuk mencari ambu (daun enau muda) untuk kebutuhan kekurangan penjor di rumahnya.

Saat naik itu, kaki dia terpeleset.

Bocah 12 tahun ini langsung jatuh ke jurang.

Bocah asal Banjar Sidaparna, Desa Yangapi, Tembuku, Bangli ini harus merayakan Hari Raya Galungan di rumah sakit dengan kondisi memprihatinkan akibat luka serius.

Akibat kejadian ini menyebabkan tulang rusuk bagian kanan Bujana mengalami retak, hingga mengakibatkan selaput paru-parunya bocor.

Pasca kejadian, kondisi di sekitar tulang tusuk ini terus mengalami pembengkakan akibat cairan atau darah yang menggumpal.

Akibatnya, ia harus dirujuk dan mendapatkan perawatan intensif di RSUP Sanglah, setelah sempat dirawat di RSUD Bangli.

"Karena pembengkakan ini akhirnya adik saya harus dirujuk ke sini (RSUP Sanglah) untuk penyedotan cairan. Sebetulnya tidak ada operasi, cuma penyedotan cairan saja. Sekarang sudah membaik, tinggal pemulihan dan semoga bisa segera pulang cepat," kata kakak kandungnya, Nengah Setiawan (28) saat ditemui di ruang perawatan di Ruang Medical Surgical, RSUP Sanglah, Minggu (30/12/2018). 

Setiawan menuturkan, saat itu ia bersama adik tengah menyelesaikan pembuatan penjor di rumahnya.

Namun karena bahan pembuatan untuk ambu sudah habis, si adik berniat mencarikan kembali dan memanjat pohon enau di dekat rumah.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved