Bripka Matheus Minum Kopi Sebelum Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Begini Kronologisnya

Anggota Polsek Pancoran Mas, Depok, Bripka Matheus ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembak di kepala.

Bripka Matheus Minum Kopi Sebelum Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak, Begini Kronologisnya
Tribunjakarta.com/Bima Putra
Anjing pelacak saat menyisir lokasi jasad Bripka Matheus ditemukan, Pancoran Mas, Depok, Senin (31/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anggota Polsek Pancoran Mas, Depok, Bripka Matheus ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembak di kepala.

Jenazah Bripka Matheus ditemukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mutiara, Depok.

Syafii (50) orang yang pertama menemukan jasad Bripka Matheus mengatakan, dirinya sempat curiga karena ada sepeda motor jenis matic yang terparkir dekat gerbang TPU Mutiara, Senin (31/12) sekitar pukul 18.30 WIB.

Di samping sepeda motor itu tergeletak jasad pria yang wajahnya ditutupi penutup wajah berwarna hitam dan ceceran darah dari kepala.

“Saya mendekat, kemudian saya melihat ada motor parkir di samping. Di dekatnya itu ada helm dan ada orang tiduran. Saya dekati lagi ternyata banyak darah dekat kepala," kata Syafii, Selasa (1/1).

Lantaran terdapat darah, Syafii takut dan memanggil temannya lalu melaporkan temuan itu kepada Ketua RT 01/RW 13 Kelurahan Pancoran Mas, Miat.

Mendapati hal tersebut, Miat lantas melaporkannya kepada personel Polsek Pancoran Mas yang kantornya tak sampai lima menit dari lokasi.

"Saya lapor ke pak RT, terus bareng pak RT ke lokasi. Habis itu langsung menghubungi ke Bhabinkantibmas Polsek Pancoran Mas," ujarnya.

Perihal kondisi lokasi, Syafii yang sudah 10 tahun jadi penjaga TPU Mutiara menuturkan, lokasi tempat Matheus ditemukan memang sepi.

Hanya saat peziarah datang atau sedang ada jenazah yang dimakamkan, TPU Mutiara saat malam hari banyak didatangi warga.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved