Target Realistis Sampah Turun 40%, Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Denpasar Diberlakukan

Bagi warga Kota Denpasar yang akan berbelanja ke pusat perbelanjaan harus menyediakan kantong kain sendiri dari rumah masing-masing

Target Realistis Sampah Turun 40%, Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Denpasar Diberlakukan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sampah berserakan usai pesta perayaan Tahun Baru 2019 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Selasa (1/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Denpasar tidak pasang muluk-muluk terkait pengurangan sampah plastik.

Dalam tahap sosialisasi ini target realistis yang dipasang adalah pengurangan sampah sampai 10 persen.

Dalam jangka panjang, target setahun sampah plastik di Denpasar bisa berkurang 40 sampai 50 persen.

Kemarin per 1 Januari 2019, Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 36 Tahun 2018 mulai berlaku.

Perwali ini mengatur tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di wilayah Kota Denpasar.

Bagi warga Kota Denpasar yang akan berbelanja ke pusat perbelanjaan harus menyediakan kantong kain sendiri dari rumah masing-masing.

Pusat perbelanjaan di Denpasar tidak menyediakan kantong plastik lagi.

Menurut Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra ketika diwawancarai usai penutupan Denpasar Festival ke-XI, Senin (31/12/2018) malam mengatakan, target penurunan penggunaan plastik ini memang tidak bisa dilakukan secara drastis.

"Pada taraf sosialisasi mungkin terjadi penurunan 10 persen, kemudian angkanya naik terus dan target di atas 50 persen sudah syukur. Dalam satu tahun ini bisa mengurangi 40 hingga 50 persen," katanya.

Menurut Rai Mantra, penggunaan kantong plastik terbesar terjadi di supermarket dan pasar tradisional dengan angka 75 persen.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved