Target Realistis Sampah Turun 40%, Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Denpasar Diberlakukan

Bagi warga Kota Denpasar yang akan berbelanja ke pusat perbelanjaan harus menyediakan kantong kain sendiri dari rumah masing-masing

Target Realistis Sampah Turun 40%, Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Denpasar Diberlakukan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sampah berserakan usai pesta perayaan Tahun Baru 2019 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Selasa (1/1/2019). 

Sampah Tahun Baru Capai 1.500 Ton

Perayaan malam tahun baru 2019 menyisakan sampah di berbagai tempat.

Jika hari biasa, volume sampah di Denpasar yaitu 1.200 ton, maka pada malam pergantian tahun meningkat hingga 30 persen atau setara 300 ton.

Sehingga total sampah yang dihasilkan saat perayaan tahun baru ini yaitu 1.500 ton.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, I Ketut Wisada mengatakan, jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan sampah pasca Galungan yang mencapai 60 persen. 

Menurutnya, peningkatan volume sampah ini disebabkan mobilitas masyarakat yang besar saat malam pergantian tahun, khususnya di objek vital seperti kawasan Catur Muka, kawasan Lapangan Taman Kota Lumintang serta Pantai Sanur. 

Sampah tersebut masih didominasi sisa kembang api serta bungkus makanan. 

"Ada juga sisa pembungkus makanan dan sisa upacara karena bertepatan dengan Rahina Pemacekan Agung," katanya.

Terdapat 13 TPS dan 1.459 tanaga kebersihan yang disiagakan bersama 49 armada truk yang dibantu motor cikar di masing-masing kecamatan dan desa atau kelurahan.

"Astungkara sampah sisa perayaan pergantian tahun sudah dapat dibersihkan," ujarnya.(sup/sui)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved