Masyarakat Setuju, Hanya Kurang Terbiasa, Perwali Pengurangan Kantong Plastik Mulai Berlaku

Masyarakat merespon positif peraturan baru tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar

Masyarakat Setuju, Hanya Kurang Terbiasa, Perwali Pengurangan Kantong Plastik Mulai Berlaku
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Pengunjung supermarket modern terlihat menggunakan tas ramah lingkungan saat berbelanja, Rabu (2/1/2019). Hal ini sesuai dengan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah pengunjung toko modern maupun supermarket mengaku sudah mengetahui adanya Perwali No 36 maupun Pergub No 97.

Ada juga yang belum tahu.

Namun umumnya mereka merespon positif peraturan baru ini demi mengurangi sampah plastik.

Seorang pengunjung bernama Dinda (55) asal Denpasar, mengaku setuju dengan Perwali No 36 tahun 2018 ini.

Hanya ia belum tahu apabila Perwali sudah mulai berlaku awal tahun ini.

"Tidak tahu, baru tahu sekarang. Setuju tapi kurang terbiasa aja. Karena peraturan baru memang begitu. Sekarang saya tidak bawa kantong plastik, tidak apa-apa nanti beli, ya kedepannya nanti bawa sendiri," ucap Dinda saat ditemui di Pasar Swalayan Tiara Dewata, kemarin.

Senada dengan Dinda, Ahya Rosidi (34) pengunjung minimarket asal Lombok yang saat itu belanja dengan istrinya juga mengaku tidak tahu adanya peraturan ini.

"Kalau tidak pakai plastik tidak enak, kalau pakai plastik kan praktis tidak repot. Ya nanti mungkin bawa tas sendiri," ucapnya.

Sementara beberapa pengunjung lain mengaku sudah mengetahui peraturan baru ini.

Pengunjung pun sudah menyiapkan kantong belanja dari rumah.

Halaman
123
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved