Teja Sebut Amdalnya Harus Dikaji Dulu, Kalau Tak Sesuai RTRW, Rest Area Bedawang Nala Bisa Batal

Pemprov Bali akan melakukan kajian terlebih dulu terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan rest area Bedawang Nala

Teja Sebut Amdalnya Harus Dikaji Dulu, Kalau Tak Sesuai RTRW, Rest Area Bedawang Nala Bisa Batal
Tribun Bali/Dwi Suputra
Bedawang Nala. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan melakukan kajian terlebih dulu terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan rest area Bedawang Nala yang rencananya diajukan PT Jasamarga Bali Tol (JBT).

Jika tak sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi, pembangunan Bedawang Nala bisa dibatalkan.

Kepala Bidang Penaatan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja, menjelaskan PT JBT mendapatkan izin lingkungan hanya untuk pembangunan jalan tol.

Selanjutnya, jika pihak PT JBT berniat akan mengajukan Amdal lagi, baik menambah maupun mengurangi fasilitas, maka ada ketentuan yang mengaturnya yaitu Pasal 50 pada PP Nomor 27 tahun 12 tentang izin lingkungan.

“Nanti kalau ada penambahan atau perubahan dari rencana kegiatan itu harus mengajukan adendum (proses pengkajian) dulu,” kata Teja saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Denpasar, Rabu (2/1).

Saat ditanya mengenai area tersebut apakah memungkinkan digunakan sebagai tempat wisata sesuai konsep rest area Bedawang Nala, pihaknya belum bisa memutuskannya.

Ia menyatakan harus melalui pengkajian terlebih dahulu, yang disebut adendum.

“Itu nanti di adendum dapat dilihat apakah perubahan itu memungkinkan atau tidak,” imbuhnya.

Nantinya juga akan ada tim khusus yang akan ditugaskan melakukan pengkajian, seperti ahli budaya, sosial, ekonomi, lingkungan, arsitektur.

Setelah itu, baru tim akan mengeluarkan rekomendasi apakah mengizinkan atau tidak.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved