Ketut Diarmita Rancang 'Tim Khusus Rabies' untuk Buleleng, Bangli dan Karangasem

Pemerintah Provinsi (Pemprov Bali) berencana melakukan penanganan penyakit anjing gila atau rabies dan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2020

Ketut Diarmita Rancang 'Tim Khusus Rabies' untuk Buleleng, Bangli dan Karangasem
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Anjing rabies 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov Bali) berencana melakukan penanganan penyakit anjing gila atau rabies dan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2020 mendatang.

Ide tersebut tercetus dalam audensi Gubernur Bali Wayan Koster dengan Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana dan dua orang “pakar” rabies, Prof. I Ketut Pudja dan AA Gde Putra.

Audiensi dilaksanakan di ruang kerja Gubernur Bali, Rabu (2/1/2019), kemarin.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr drh I Ketut Diarmita, saat ditemui di kantor Dinas Peternakan Provinsi Bali mengatakan, dirinya tengah membentuk 'Kopassus Rabies' untuk membebaskan rabies dari tiga kabupaten di Bali yakni Buleleng, Bangli dan Karangasem.

Tiga kabupaten itu sudah dipetakkan dan menjadi prioritas pembebasan rabies di Bali.

"Tiga kabupaten yang saya anggap masih rawan di Bali yaitu Buleleng, Bangli dan Karangasem. Sementara progres 10 tahun ini yang bagus ada di Badung dan Denpasar,"

"Jadi sudah dua tahun terakhir mereka tidak ada kasus. Dan ini bagi saya adalah langkah nyata. Untuk ketiga Kabupaten itu karena geografis mereka lebih sulit, juga SDM-nya maka saya sepakat buat tim 'Kopassus Rabies' untuk membebaskan tiga wilayah itu dari rabies," ujar dia meyakinkan.

Jadi disebutnya, memang harus diawali dengan langkah-langkah yang terstruktur.

Apalagi Menteri Pertanian dan Gubernur Bali saat ini mendukung pembebasan rabies.

"Kita sebenarnya merasa malu, sebab sudah 10 tahun terakhir belum habis-habis rabies ini. Oleh karena itu secepatnya Rabies di Bali ini akan kita selesaikan," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved