Pengprov IPSI Bali Optimis Pencak Silat Bakal Sumbang Medali Emas SEA Games 2019 untuk Indonesia

IPSI) Bali optimis cabang olahraga pencak silat dapat menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Filipina

Pengprov IPSI Bali Optimis Pencak Silat Bakal Sumbang Medali Emas SEA Games 2019 untuk Indonesia
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Nyoman Yamadhiputra saat ditemui Tribun Bali di KONI Bali, Denpasar, Bali beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali optimis cabang olahraga pencak silat dapat menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Filipina.

Pesta olahraga dua tahunan Asia Tenggara yaitu SEA Games 2019 rencananya akan diselenggarakan tanggal 30 November 2019 hingga 10 Desember 2019 di Filipina.

Sekitar 56 cabang olahraga akan dipertandingkan pada event tersebut, salah satunya pencak silat.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov IPSI Bali, Nyoman Yamadhiputra berujar bahwa ia optimis cabang olahraga pencak silat dapat mengulang prestasinya saat Asian Games 2018 pada SEA Games 2019 nanti.

“Kalau SEA Games kita masih optimis bahwa pencak silat tetap menjadi pendulang emas buat Indonesia pada SEA Games nanti di Filipina. Kemudian kami juga masih optimis bahwa atlet-atlet Bali akan dapat ikut mewakili Indonesia di ajang itu, karena kita memiliki atlet-atlet silat yang cukup andal di tingkat nasional maupun tingkat SEA Games,” ujarnya di KONI Bali, Denpasar, Bali, Selasa (8/1/2019) kemarin.

Yamadhiputra mengatakan, sesuai jadwal PB IPSI, rencananya Januari 2019 akan digelar seleksi nasional (seleknas) untuk menentukan tim inti pencak silat yang akan mengikuti SEA Games 2019.

Ia memberikan saran pada PB IPSI agar seleksi dilakukan dengan bagus sehingga terjaring atlet-atlet silat terbaik.

“Atlet yang baik kita akan dapatkan dari seleksi yang bagus, jadi saringannya harus bagus. Atlet-atlet silat seluruh Indonesia itu sangat banyak dan prestasi-prestasi mereka juga banyak, tinggal bagaimana PB menyaring itu, jadi memang mendapatkan yang terbaik, bukan hanya sekadar seleksi tapi betul-betul yang didapatkan itu atlet terbaik, sehingga seleksi itu dijadikan ajang saringan yang bagus. Kalau saringannya bagus hasilnya pasti bagus,“ ucapnya.

Pada event olahraga internasional seperti SEA Games maupun Asian Games, Bali selalu menyumbang atlet pencak silat untuk memperkuat tim Merah Putih.

Yamadhiputra mengatakan, beberapa negara seperti Vietnam, Malaysia dan Singapura merupakan saingan Indonesia pada event olahraga Internasional tersebut, khususnya cabor pencak silat.

“Kalau Pencak Silat level internasional untuk nomor laga yang menjadi saingan Indonesia itu masih Vietnam, kemudian Malaysia dan Singapura, termasuk nomor TGR-nya Malaysia dan Singapura masih mendominasi, sekarang Vietnam juga sudah mulai menyusul, ini patut kita waspadai untuk perkembangan daripada pencak silat, khususnya yang prestasi di Vietnam itu,” tuturnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved