Cuaca Ekstrem, Nelayan Pantai Kelan Pilih Melaut Pagi Hari

Jika biasanya para nelayan melaut pada sore hari, kali ini mereka memilih melaut pada pagi hari

Cuaca Ekstrem, Nelayan Pantai Kelan Pilih Melaut Pagi Hari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah nelayan menarik jukung menuju daratan di Pantai Kelan, Badung, Sabtu (12/1/2019). Nelayan dikawasan pantai kelan rata-rata tak melaut karena cuaca ekstrem dan minimnya tangkapan ikan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Aktivitas nelayan di Pantai Kelan, Sabtu (12/1/2019) sore terpantau sepi.

Pasalnya, para nelayan sudah berlayar pada pagi hari.

Jika biasanya para nelayan melaut pada sore hari, kali ini mereka memilih melaut pada pagi hari.

Hal ini lantaran cuaca buruk dan ekstrem seperti angin kencang bahkan hujan disertai petir.

Seperti yang diungkapkan Muslimin, salah satu nelayan Pantai Kelan yang memarkir perahunya di pinggir pantai usai berlayar.

"Biasanya memang kami berangkat sore hari, tapi karena cuaca buruk, angin kencang serta petir yang menghambat. Akibatnya hasil ikan yang didapat juga sedikit. Melihat cuaca seperti ini, kebanyakan dari kami ada yang libur atau berangkat pada pagi hari," ujarnya.

Sementara itu, BBMKG Wilayah III Denpasar juga telah mengimbau para nelayan agar lebih waspada menghadapi musim penghujan.

Pasalnya, intensitas hujan disertai petir akan lebih sering terjadi.

Gelombang tinggi juga menjadi pemicu para nelayan tidak bisa melaut. 

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved