Breaking News:

Tolak Disebut Bisnis Prostitusi, Ini Kehidupan Sugar Daddy&Sugar; Babies, Banyak Kalangan Mahasiswi

Sugar daddy adalah sebutan bagi para pria dewasa/mapan yang memiliki hubungan di luar pernikahan dengan para wanita berusia remaja

tangkap layar yotube Parinda Wanitwat
Seorang pria berbagi pengalamannya sebagai sugar daddy bagi para wanita selama lebih dari 10 tahun. Sugar daddy adalah sebutan bagi para pria dewasa/mapan yang memiliki hubungan di luar pernikahan dengan para wanita berusia remaja hingga usia 20 tahunan. 

Tolak Disebut Bisnis Prostitusi, Ini Kehidupan Sugar Daddy dan Sugar Babies, Banyak Kalangan Mahasiswi

TRIBUN-BALI.COM - Seorang pria berbagi pengalamannya sebagai sugar daddy bagi para wanita selama lebih dari 10 tahun.

Sugar daddy adalah sebutan bagi para pria dewasa/mapan yang memiliki hubungan di luar pernikahan dengan para wanita berusia remaja hingga usia 20 tahunan.

Biasanya, para sugar daddy ini adalah pria dengan kondisi ekonomi yang bagus dan sudah berusia di atas 30 tahun.

Pria yang membuat pengakuan ini sudah berusia 60 tahun dan bekerja di bidang teknologi di Sillicon Valley.

Pria ini menolak untuk menyebutkan namanya, dan dia memiliki penghasilan Rp 20 miliar per tahun.

Selama ini, masyarakat selalu menilai bahwa sugar daddy dengan para wanitanya yang kerap disebut sugar babies ini sama saja dengan bisnis prostitusi pada umumnya.

Namun, dia menolak pernyataan itu.

Sugar daddy dan sugar baby bertemu melalui sebuah website yang memang diperuntukkan khusus untuk para wanita ini mencari pria yang ingin bersamanya.

Dalam situs tersebut, para wanita menampilkan foto dan biodata yang memungkinkan para calon sugar daddy bisa memilih wanita yang dia sukai.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved