Jangan Percaya Mitos Ular Takut Garam, Kadek Adi Ungkap Justru Hal Ini yang Paling Ditakuti Ular

Menurut Kadek Adi Saputra dari Yayasan Bali Reptile Rescue, Jembrana, ular merupakan reptil pemalu. Ular tak akan menyerang jika tidak diserang.

Jangan Percaya Mitos Ular Takut Garam, Kadek Adi Ungkap Justru Hal Ini yang Paling Ditakuti Ular
Tribun Bali/Putu Supartika
Kadek Adi Saputra dari Yayasan Bali Reptile Rescue, Jembrana bersama ular miliknya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut Kadek Adi Saputra dari Yayasan Bali Reptile Rescue, Jembrana, ular merupakan reptil pemalu.

Ular tak akan menyerang jika tidak diserang.

"Ular sebenarnya pemalu. Ia tidak akan menyerang bila tidak diserang. Namun saat kita lihat ular dalam otak sudah berpikir untuk membunuh. Coba kita biarkan maka dia akan lewat," kata Adi Saputra, saat diwawancarai Jumat (11/1/2019).

Sementara itu, beberapa ular memang suka masuk rumah warga.

Baca: Berjuluk Si Ratu Ular dari Tabanan, Ni Putu Astrid Pernah Dipatuk Ular Cobra Karena Tak Sembahyang

Hal ini dikarenakan ular suka tempat lembab, ada tumpukan, dan ada tikusnya.

"Jika dalam kepercayaan Bali jika ada ular masuk rumah harus mecaru untuk membersihkan kekotoran secara niskala itu juga bisa, tapi ingat juga membersihkan lingkungan. Jika di rumah ada tikus otomatis ular akan mencari tikus," katanya.

UNJUK KEBOLEHAN - Ni Putu Astridayanti memperlihatkan kebolehannya bersama ular King Cobra di rumahnya di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Marga, Tabanan, Jumat (12/1/2019).
UNJUK KEBOLEHAN - Ni Putu Astridayanti memperlihatkan kebolehannya bersama ular King Cobra di rumahnya di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Marga, Tabanan, Jumat (12/1/2019). (Tribun Bali/Putu Supartika)

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat agar tak percaya mitos ular takut garam.

Menurutnya, yang takut garam adalah hewan berlendir seperti belut.

Sementara ular takut dengan wewangian yang menyengat dikarenakan dalam tubuh ular ada jacobson yang jika mencium bau manyengat akan terganggu.

"Ular takut wewangian atau parfum menyengat karena dalam ular ada jacobson, sensorik ular jika ada bau menyengat akan terganggu," katanya.

(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Warga di Serawak, Malaysia, bunuh dua ekor ular pitonĀ .
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Warga di Serawak, Malaysia, bunuh dua ekor ular piton . (ViralPress via Tribunnews)

Baca: Kisah Dewi Ular Dari Tabanan, Pernah Tidak Ingin Bangun Usai Tidur Dengan Ular

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved