Fraksi Golkar Tanyakan Perubahan Nama Jalan Tol Bali Mandara, Begini Jawaban Koster

Isu perubahan nama jalan tol Bali Mandara mencuat di sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Fraksi Golkar Tanyakan Perubahan Nama Jalan Tol Bali Mandara, Begini Jawaban Koster
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Sidang paripurna DPRD Bali, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Isu perubahan nama jalan tol Bali Mandara mencuat di sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, Senin (14/1/2019).

Adalah Fraksi Golkar yang diwakili oleh I Wayan Rawan Atmaja menanyakan kejelasan mengenai isu perubahan nama jalan tol tersebut kepada Gubernur Bali, Wayan Koster.

Pertanyaan tersebut disampaikan Rawan Atmaja usai membacakan pandangan umum fraksinya terhadap Raperda tentang Desa Adat dan Raperda tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelestarian alam dan budaya Bali.

"Kami mohon kepada saudara gubernur bisa memberikan penjelasan kepada kami mengenai hal tersebut," kata Rawan Atmaja.

Di akhir persidangan, Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama memberikan waktu kepada Gubernur Koster untuk memberikan kejelasan mengenai hal tersebut.

Dalam penjelasannya itu, Gubernur Koster mengakui bahwa dirinya mengajukan perubahan nama Tol Bali Mandara ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

"Memang betul saya sebagai gubernur mengajukan perubahan nama tersebut kepada Menteri Pekerjaan Umum (dan Perumahan Rakyat)," kata Gubernur Koster.

Koster menjelaskan, diajukannya perubahan nama Tol Bali Mandara ke KemenPUPR itu berdasarkan beberapa pertimbangan.

Pertimbangan pertama yakni berbagai infrastruktur yang terdapat di lokasi tersebut semuanya bernama I Gusti Ngurah Rai, mulai dari bandara, patung dan jalan by pass.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved