Breaking News:

Dikelabui Sikap Santun, Pemilik Kos Tak Menyangka Tempatnya Dijadikan Gudang Ganja

Sebuah kos-kosan yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba jenis ganja digerebek tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali, beberapa waktu lalu.

TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA
Kurniawan Risdianto (baju tahanan) menyewa gudang penyimpanan ganja di Denpasar. Gudang berisi barang bukti 3,6 kilogram dan 30 butir pil ekstasi beserta alat timbangan berhasil digerebek BNN di kamar kos nomor 2, Gang Panda, Jalan Pulau Roti, Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Pukul 11.00 WITA, Rabu (16/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Bali Busrah Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah kos-kosan yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba jenis ganja digerebek tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali kemarin, Rabu (16/1/2019). 

Tim Opsnal Bidang Brantas BNNP Bali melakukan penggeledahan di kamar kos yang disewa tersangka, Jalan Pulau Roti, Gang Panda, Desa Pedungan, Denpasar Selatan.

Petugas BNN Bali pun menemukan barang bukti ganja 3,6 kilogram di kamar kos tersebut.

Pemilik kos-kosan, Desy saat dikonfirmasi Tribun-Bali.Com, Kamis (17/1/2019) siang tadi membenarkan kejadian tersebut. 

Desy bahkan menyebutkan dirinya tidak menyangka dan mengakui dikelabui penyewa kos, Kurniawan Risdianto (42).

Perilaku tersangka di depan Desy pun diakuinya sopan sekali.

"Enggak, enggak curiga sama sekali. Padahal kosan kita ini paling ditakutin sama orang-orang yang penyalahguna narkoba gitu,"

"Karena sebelum sewa kos itu, saya bilang ada perjanjian tidak narkoba ya, bahkan saya memilih bukan anak muda, kebanyakan orang tua. Tapi dia ini meyakinkan banget, pakai kacamata, kelihatan alim, santun, sopan banget, makanya tidak nyangka," sebut Desy.

Dessy menyatakan, kamar itu disewa beberapa minggu lalu.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved