ITB Pasang 31 Seismometer di 3 Kabupaten, Pantau Aktivitas Gunung Agung dan Gunung Batur

PVMBG berkerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) memasang 31 alat seismometer disertai GPS

ITB Pasang 31 Seismometer di 3 Kabupaten, Pantau Aktivitas Gunung Agung dan Gunung Batur
Istimewa/PVMBG
ALAT DETEKSI - Petugas ITB memasang seismometer disertai GPS di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Senin (14/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berkerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) memasang 31 alat seismometer disertai GPS.

Alat ini dipasang sejumlah titik di tiga kabupaten di Provinsi Bali.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, PVMBG, Devy Kamil Syahbana menjelaskaan, pemasangan dilakukan di beberapa desa di Karangasem, Singaraja, serta Bangli.

"Pemasangan sudah dilakukan di beberapa titik. Seperti di Kecamatan Rendang, Bebandem, Selat, Abang, dan Kecamatan Kubu. Nanti dilanjutkan ke Kabupaten Singaraja hingga ke Bangli," kata Devy, Rabu (16/1/2019).

Alat seismometer dan GPS yang dipasang ITB tujuanya untuk melakukan penelitian lebih rinci lagi mengenai dinamika aktivitas Gunung Agung.

Lewat penelitian ini PVMBG dan ITB bisa mngetahui permodelan di bawah permukaan.

"Banyak hal yang bisa dipelajari dari alat yang dipasang ini. Satu diantaranya kami bisa mengetahui permodelan di bawah permukaan dan bentuk gunung. Cakupan pemasangan alat luas," ujar Devy.

Ia menambahkan, alat yang dipasang ITB fungsinya sama dengan alat di Pos Pantau Rendang, yaitu mendeteksi aktivitas gunung.

Bedanya alat yang dipasang ITB untuk penilitian.

Data bisa diperoleh satu bulan dengan cara mendownload.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved