Koordinator Pembahas Raperda Sebut Penamaan Raperda Desa Adat Sudah Tak Ada Masalah

Koordinator Pembahas Rancangan Peratuaran Daerah (Raperda) tentang Desa Adat, Nyoman Parta mengatakan sudah tidak ada masalah lagi

Koordinator Pembahas Raperda Sebut Penamaan Raperda Desa Adat Sudah Tak Ada Masalah
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta (batik merah) usai menerima pengurus dan pembina baru Yayasan Dwijendra di Ruang Baleg Gedung DPRD Bali, Rabu (28/11/2018) siang. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Koordinator Pembahas Rancangan Peratuaran Daerah (Raperda) tentang Desa Adat, Nyoman Parta mengatakan sudah tidak ada masalah lagi terkait dengan penamaan perda tersebut.

Hal itu dikatakannya saat ditemui Tribun Bali usai melaksanakan rapat pembahasan Raperda tersebut di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, Rabu (16/1/2019) siang.

"Kalau urusan penamaan, rasanya tidak ada masalah tentang desa pakraman dan desa adat, intinya sama," kata Parta menjelaskan.

Sebelumnya, penamaan Raperda tersebut yang menggunakan "Desa Adat" sempat menuai pro dan kontra di kalangan DPRD Bali sendiri maupun kalangan lainnya.

Fraksi Demokrat mengaku tidak mempermasalahkan nama Raperda tersebut.

"Terkait perubahan istilah Desa Pakraman menjadi Desa Adat, kami dari Fraksi Partai Demokrat tidak mempermasalahkan mau diganti atau tidak. Kami setuju-setuju saja," kata Ngakan Made Samudra, Senin (14/1/2019).

Hal itu Samudra katakan saat membacakan pandangan umum fraksinya di rapat paripurna DPRD Bali mengenai pandangan umum fraksi.

Dijelaskan oleh Samudra, bagi Partai Demokrat yang penting adalah substansi pengaturannya dilaksanakan lebih baik dalam rangka memberdayakan desa adat itu sendiri.

Demokrat juga melihat pemberian nama pakraman yang berlaku saat ini yang dulunya sudah pernah bernama desa adat, dari sisi historisnya.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved