Beri Hak Pilih Pada Warga Binaan Pemasyarakatan, KPU Bali Laksanakan Perekaman e-KTP

KPU Bali yang menghadiri pelaksanaan perekaman e-KTP berharap warga binaan juga mendapatkan hak pilih saat pesta demokrasi Pemilu 2019

Beri Hak Pilih Pada Warga Binaan Pemasyarakatan, KPU Bali Laksanakan Perekaman e-KTP
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Suasana di aula Ardha Chandra Lapas Kerobokan saat perekaman e-KTP yang dilaksanakan oleh KPU Bali dan Disdukcapil Kota Denpasar serta Kabupaten Badung, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali yang menghadiri pelaksanaan perekaman e-KTP berharap warga binaan juga mendapatkan hak pilih saat pesta demokrasi Pemilu 2019, Jumat (18/1/2019).

Komisioner KPU Bali, Gede Jhon Darmawan menghadiri perekaman e-KTP di Lapas Kelas II A Kerobokan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Gede Jhon Darmawan memastikan bahwa warga binaan di Lapas Kerobokan sudah tercatat dan terekam agar mendapatkan hak pilih pada pemilu 2019.

"Hari ini di Lapas Kerobokan kami mendata yang sudah masuk ke database kependudukan untuk pencatatan sipil wilayah Denpasar dan Badung. Perekaman langsung dilakukan di lokasi dengan tujuan agar saat proses pemungutan suara bisa diberikan hak pilihnya," ujarnya kepada Tribun Bali.

Perekaman e-KTP yang dilaksanakan di Aula Ardha Chandra Lapas Kerobokan itu diikuti 29 warga binaan asal Kota Denpasar dan 24 orang dari Kabupaten Badung.

Sementara itu, saat Tribun Bali menanyakan perekaman e-KTP bagi warga binaan dari daerah lain dan luar Bali, Gede Jhon Darmawan mengatakan masih berkoordinasi dengan tempat asal napi dari luar Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

"Nah, untuk warga binaan dari wilayah lain, kami belum lakukan proses perekaman karena yang dihadirkan saat ini memang yang asalnya dari Denpasar dan Badung," jelasnya.

"Kami masih koordinasi dengan Disdukcapil dari wilayah lain agar nantinya warga binaan dari luar daerah bisa mendapatkan hak pilihnya, karena ini kan tanahnya lintas kabupaten bahkan ada yang lintas provinsi," tambahnya.

Gede Jhon menambahkan, dari catatan warga binaan di Lapas Kerobokan, sebanyak 1.500 lebih akan terus dilakukan perekaman untuk memberikan hak pilihnya.

Sedangkan untuk warga binaan di Lapas Perempuan Denpasar sebanyak 204 juga diterapkan hal yang sama oleh KPU Bali.

"Kami akan siapkan TPS di sekitar Lapas untuk bisa didatangi, jika memang pemilih tersebut melebihi jumlah pemilih di sekitar Lapas, dapat dibentuk TPS di Lapas nantinya," terangnya.

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved