Berkas Dilimpahkan Ahmad Dhani Tak Ditahan, Minta Izin ke Jaksa Hadiri Konser di Malaysia

Musisi Ahmad Dhani segera menjalani persidangan di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Banser.

Berkas Dilimpahkan Ahmad Dhani Tak Ditahan, Minta Izin ke Jaksa Hadiri Konser di Malaysia
Surya
Musisi Ahmad Dhani datang ke Kejari Surabaya mengikuti proses pelimpahan berkas perkaranya, Kamis (17/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Musisi Ahmad Dhani segera menjalani persidangan di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Banser.

Penyidik Polda Jatim, Kamis (17/1) melimpahkan perkara ini, termasuk barang bukti dan tersangka ke Kejari Surabaya karena berkas pemeriksaan sudah dinyatakan lengkap.

Namun Kejari tidak melakukan penahanan terhadap pentolan Dewa 19 ini.

Kasi Pidum Kejari Surabaya Didik Adyotomo mengatakan, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas dari penyidik Polda Jatim terkait kasus Dhani.

"Kamis tanggal 17 Januari 2019 kita telah menerima pelimpahan tahap 2 yaitu pelimpahan tersangka dan barang bukti atas nama Ahmad Dhani Prasetyo, jadi kalau sehari-hari kita biasa menyebutnya Ahmad Dhani, yang bersangkutan itu diduga atau didakwa atau disangka melanggar pasal 45 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 tentang ITE," kata Didik.

Didik mengatakan, barang bukti yang disertakan penyidik ialah bukti transkrip vlog Dhani.

"Ada beberapa transkrip yang dia (Dhani) lakukan itu sudah disimpan oleh petugas barang buktinya, kemudian yang bersangkutan cukup kooperatif sehingga berjalan dengan lancar," ujar Didik.

"Tidak dilakukan penahanan sesuai dengan pasal 21 ayat 4 yang berisi suatu syarat melakukan penahanan adalah bisa memenuhi syarat objektif, yaitu ancamannya 5 tahun atau lebih. Kebetulan dalam kasus ini ancamannya hanya 4 tahun dan secara objektif tidak memenuhi syarat," kata Didik menjelaskan alasan tidak menahan Dhani.

Selanjutnya, Didik mengatakan, jaksa akan melakukan pelimpahan berkas penuntutan ke PN Surabaya untuk disidangkan.

Didik sudah menunjuk enam jaksa, empat dari Kejati Jatim dan dua dari Kejari Surabaya untuk melakukan penuntutan di persidangan.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved