Disebut Ilegal, Pertamina Segera Tertibkan Pertamini. Dirut Pertamina: Kami Sudah Melaporkan

Makin menjamurnya penjual bensin eceran pertamini dengan mesin pompa lama-lama membuat Pertamina gerah.

Disebut Ilegal, Pertamina Segera Tertibkan Pertamini. Dirut Pertamina: Kami Sudah Melaporkan
Tribun Bali/ I Made Prasetia Aryawan
Seorang pekerja sedang membuat rangkaian box pertamini di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (9/4/2016). Gerobak BBM ini dibanderol mulai dari Rp 8 juta-15 juta. (ilustrasi) 

TRIBUN-BALI.COM - Makin menjamurnya penjual bensin eceran pertamini dengan mesin pompa lama-lama membuat Pertamina gerah.

PT Pertamina dengan lantang menyatakan hal tersebut ilegal.

Untuk melakukan penertiban, pihaknya pun telah melaporkannya ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas)
"Kami sudah melaporkan kepada BPH Migas untuk melakukan penertiban," kata Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina, Jumat kemarin, (18/1/2019).

Baca: Pertamina Sedang Siapkan Bahan Bakar Ramah Lingkungan Berbasis Sawit untuk Kurangi Polusi

Baca: Harga BBM Pertamina Turun Hari Ini, Berikut Daftar Harga Terbarunya

"Karena harganya mahal dijual di pasaran dan tidak sesuai standar kemurniannya,” lanjutnya.

Penjual bensin eceran pertamini ini bertentangan dengan dengan program pemerintah tentang BBM 1 harga.

Namun Nicke juga tidak menampik tentang banyak juga warga pedesaan yang membeli BBM di pertamini.

Karena Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terbatas dan jaraknya jauh.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nicke sedang menjalankan program Pertashop.

Nantinya Pertashop ini akan tersebar di 7.300 desa di seluruh Indonesia dan ditargetkan rampung pada 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Pertamina Nyatakan Pertamini Ilegal, Bakal Ada Penertiban

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved