Indonesia Menyiapkan Kota Ramah Lingkungan karena 82,37 Persen Penduduk Akan Tinggal di Kota

Vivien menyampaikan bahwa sejak tahun 2017, HLS memperluas fokusnya ke sifat multi-dimensi pembangunan kota.

Indonesia Menyiapkan Kota Ramah Lingkungan karena 82,37 Persen Penduduk Akan Tinggal di Kota
biro humas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati membuka secara resmi kegiatan High Level Seminar (HLS) on Sustainable Cities di Conrad Bali, Senin (21/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - "The 10th East Asia Summit – High Level Seminar (HLS) on Sustainable Cities" digelar di Bali tanggal 21-23 Januari 2019.

Indonesia khususnya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi "Chair of ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities".

Mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati membuka secara resmi kegiatan tersebut di Conrad Bali, Senin (21/1/2019).

Vivien menyampaikan bahwa sejak tahun 2017, HLS memperluas fokusnya ke sifat multi-dimensi pembangunan kota.

Selain masalah lingkungan, HLS juga fokus untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan agenda 2030 tentang pembangunan berkelanjutan sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs).

Rosa Vivien menambahkan, tahun 2045 nanti sebanyak 82,37 persen penduduk Indonesia akan diproyeksikan tinggal di perkotaan.

Sejak tahun 2015, proporsi penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan lebih tinggi yakni mencapai  59,35 persen dari total populasi.

Hal ini akan berdampak pada timbulan sampah dan limbah padat di perkotaan akibat aktivitas manusia.

Sampah dan limbah tidak hanya memengaruhi kualitas kesehatan dan lingkungan pada tingkat lokal, namun juga pada tingkat global.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved