Puluhan Air Gun Ilegal Dijual Pelaku Ini Sejak 2016

DK (29) dan ULM (33) ditangkap setelah kedapatan menjual air gun ilegal di media sosial.

Puluhan Air Gun Ilegal Dijual Pelaku Ini Sejak 2016
net
Ilustrasi senjata Walther 22. 

TRIBUN-BALI.COM - DK (29) dan ULM (33) ditangkap setelah kedapatan menjual air gun ilegal di media sosial.

Para pelaku tersebut sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2016 silam dan sudah menjual puluhan pucuk air gun.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi mengatakan para pelaku sudah sejak lama menjalankan aksinya.

 
Selama itu pula mereka secara bebas menjual air gun di Facebook dan Instagram.

“Kedua tersangka sudah melakukannya sejak tahun 2016. Pengakuan tersangka yang dua orang itu mereka sudah 40 (pucuk) lebih,” kata Faruk, Senin (21/1/2019).

Sementara berbeda dengan pelaku lainnya, FA (37) yang menjual airsoft gun diketahui belum lama menjalankan aksi tersebut.

Baca: Begini Awal Mula Insiden Tembak Menembak Aparat Polisi dengan Kelompok Bersenjata di Sulteng

Baca: Ini KKB Pimpinan Lekagak Telenggen, Kelompok Bersenjata Paling Berbahaya di Segitiga Hitam Papua

Selain jumlahnya yang hanya sedikit, FA hanya menjual airsoft gun milik temannya.

“Pengakuannya baru menjual tiga, karena satu tersangka yang juga kurir ini, menjual senjata airsoft gun punya dia sendiri dan punya temannya,” katanya.

Menurut Faruk, setiap kali transaksi para pelaku menjual air gun tersebut senilai Rp 3 juta.

Sementara FA yang menjual airsoft gun dengan cara transaksi langsung, melepas dengan harga Rp 5,5 juta.

"Kalau yang dua murni jualan. Dia beli dua juta, satu juta keuntungan. Mereka bagi 700 untuk salah satunya, 300 untuk yang lain. Kalau yang satu jual sendiri, itu airsoft gun punya temennya, dititip sama dia karena butuh uang,“ ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Pelaku Ini Jualan Air Gun Ilegal di Media Sosial Sejak Tahun 2016

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved