40 Warga Denpasar Positif DBD, Ini Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan, Singgung Kabupaten Tetangga

Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyebut, sedikitnya 40 warga positif Demam Berdarah Dengue (DBD).

40 Warga Denpasar Positif DBD, Ini Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan, Singgung Kabupaten Tetangga
AFP / LUIS ROBAYO
Nyamuk Aedes Aegypti yang diduga sebagai vektor virus Zika, difoto pada kulit manusia di laboratorium International Training and Medical Research Training Center (CIDEIM), di Cali, Kolombia, 25 Januari 2016. 

40 Warga Denpasar Positif DBD, Ini Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan, Singgung Kabupaten Tetangga

TRIBUN-BALI. DENPASAR - Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyebut, sedikitnya 40 warga positif Demam Berdarah Dengue (DBD).

Peningkatan pasien ini tercatat sejak 1 Januari 2019, dan terus terus bertambah hingga saat ini.

Informasi yang dihimpun Tribun-Bali.com, pasien demam berdarah terbanyak dirawat di RSUD Wangaya, yakni mencapai 31 orang.

Rata-rata usia pasien yang terjangkit 11-34 tahun ini, memiliki gejala hampir sama.

Di antaranya demam tinggi, nyeri pada seluruh tubuh, lemas di sertai bintik-bintik kemerahan pada kulit.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini menganggap jumlah angka kasus ini masih dalam tahap wajar sehingga tidak ada peningkatan status menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa).

Dalam hal ini, meski ada peningkatan jika dibanding periode tahun lalu belum termasuk KLB pada 2018 sebanyak 25 kasus.

"Kalau kita melihat kasus itu jangan jumlahnya, insiden rate yang harus dicari."

"Insiden rate itu jumlah kasus per jumlah penduduk semua. Umpama kabupaten penduduknya 200 ribu, kasusnya ada 40. Bandingkan dengan Denpasar yang jumlah penduduk kota denpasar yang 600 ribu, kasusnya 40," terangnya dikonfirmasi, Selasa (22/1/2019).

"Setidaknya KLB ada kejadian mencapai angka dua kali lipatnya. Masih belum, secara jumlah kasus masih dalam tahap wajar. Tapi harus tetap diwaspadai," tegasnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved