Banjir Sungai Ayung Belusung, Aliran Air PDAM di Tiga Kecamatan di Denpasar Ngadat

Ketiga kecamatan tersebut yakni Denpasar Utara, Denpasar Barat, dan Denpasar Timur bagian utara.

Banjir Sungai Ayung Belusung, Aliran Air PDAM di Tiga Kecamatan di Denpasar Ngadat
Ilustrasi pixabay.com
Ilustrasi gangguan pelayanan PDAM 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Denpasar diguyur hujan pada Senin hingga Selasa dini hari tadi.

Hal ini mengakibatkan terjadi banjir di hulu Sungai Ayung Belusung Jalan Antasura, Denpasar.

Dan akibat banjir ini, aliran PDAM di tiga kecamatan di Denpasar pun ngadat.

Ketiga kecamatan tersebut yakni Denpasar Utara, Denpasar Barat, dan Denpasar Timur bagian utara.

Direktur Teknik PDAM Kota Denpasar, Putu Yasa ketika dikonfirmasi Selasa (22/1/2019) siang mengatakan banjir besar mulai terjadi Selasa (22/1/2019) pukul 00.30 Wita.

Hal ini mengakibatkan saluran bangunan intake tersumbat material lumpur, pasir, batang kayu, dan sampah sehingga IPA Ayung Belusung dan pembelian air dari IPA Tukad Penet mengalami gangguan.

"Banjir setengah 1 ini, sehingga operasional di Blusung terganggu akibat ada pasir dan batang kayu mengganjal pintu bendung di Jalan Antasura menuju ke saluran intake PDAM Badung maupun PDAM Denpasar," kata Yasa.

Ia mengatakan saat pagi air mati total, apalagi ditambah dengan jam puncak pemakaian air.

"Tadi pagi masih mati apalagi masih jam puncak pasti mati. Kami harap sore nanti air mengalir kembali," imbuh Yasa.

Untuk antisipasi banijir kembali, mengingat potensi hujan masih ada pihaknya melakukan koordinasi dengan penjaga bendung.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved