Jelang Kejurnas Gulat Di Jakarta, PGSI Siapkan 13 Atlet Jika Dana Mencukupi

Persiapan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bali hadapi Kejuaraan Nasional Gulat di Jakarta yang rencananya akan berlangsung April 2019

Jelang Kejurnas Gulat Di Jakarta, PGSI Siapkan 13 Atlet Jika Dana Mencukupi
TRIBUN BALI/PUTU DEWI ADI DAMAYANTHI
Haji Izzuddin Don di KONI Bali, Denpasar, Bali, Senin (21/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Persiapan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bali hadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat di Jakarta yang rencananya akan berlangsung pada April 2019.

Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bali, Haji Izzuddin Don yang ditemui Tribun Bali di KONI Bali, Senin (21/1/2019) mengatakan telah membentuk tim bayangan yang terdiri atas 13 atlet gulat Bali untuk menghadapi Kejurnas Gulat di Jakarta.

“Sudah terbentuk tim bayangan gulat Bali untuk kejurnas bulan April 2019 di Jakarta dan Pra PON 2019 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bulan September 2019. Saya persiapkan sekitar 13 atlet gulat dari seluruh Bali,” ungkapnya.

Tiga belas atlet gulat tersebut ialah Komang Erik di kelas 85 kg bebas putra, Nube Olla di kelas 74 kg bebas putra, A.A Gede Bagas Tatha Dalem di kelas 97 kg Greco Roman, Putu Damara Juarez di kelas 97 kg bebas putra, Teddy Indika Putra di kelas 65 kg bebas putra , Ega di kelas 74 kg  Greco Roman, Komang Sugiantini  di kelas 65 kg bebas putri, Saras Devi dikelas 53 kg bebas putri dan Yulianti di kelas 48 kg bebas putri.

Rencananya 13 atlet tersebut akan dikirim mengikuti Kejurnas nanti jika dana mencukupi, jika tidak maka akan diseleksi kembali.

Baca: Putu Damara Menargetkan Emas di Kejurnas Gulat

Baca:  Atlet Bulutangkis Difabel Bali, Putu Christiani Raih Medali Perak Kejurnas NPC 2018

Ia mengatakan Kejurnas Gulat di Jakarta pun akan menjadi ajang seleksi atlet gulat Bali untuk masuk ke tim definitif cabang olahraga gulat untuk Pra PON 2019 di bulan September nanti.

“Kita akan melakukan seleksi di Kejurnas, kalau ada yang okay paling banyak ya kita ambil tujuh atau delapan  atlet untuk Pra PON. Target Pra PON ya minimal lolos tiga sampai lima atlet dapat lolos, “ ujarnya

Saat disinggung mengenai lawan terberat Bali di Kejurnas nanti, Izzuddin berujar atlet gulat dari Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur serta Sumatera Utara merupakan atlet yang akan menjadi lawan terkuat dan terberat Bali saat Kejurnas karena ia menilai atlet-atlet dari sana memiliki kekuatan serta teknik yang bagus.

“Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, mereka kuat sekali, tekniknya juga bagus , “ tambahnya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved