Kurir 50 Butir Ekstasi Divonis 8 Tahun Penjara, Abdul Hafid Langsung Menerima

Majelis hakim dalam pembacaan amar putusannya menjatuhkan pidana penjara 8 tahun kepada Abdul Hafid

Tribun Bali/Putu Candra
Abdul Hafid saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (22/1/2019). Ia divonis 8 tahun penjara karena terbukti bersalah menguasai 50 butir ekstasi. 

Jika barang telah diterima, terdakwa diminta meletakkan di bawah kasur kamar kos pacar Yudi, yang biasa dipanggil Teteh.

Baca: Keluarga Kelaparan di Sukawati Dibantu Polsek Sukawati, Kondisinya Memprihatinkan

Baca: Pengakuan Mengejutkan Gede Kama Masuk Bui Tapi Happy, Polisi: Jangan Tertipu Cashingnya

Baca: Dengar 3 Kali Suara Gemuruh Sebelum Longsor, Nanang: Saya Lihat Rumahnya Ambles, Ngeri Sekali! 

Pukul 20.00 Wita terdakwa menuju lokasi pengambilan barang tersebut diikuti oleh Teteh.

Saat perjalanan menuju lokasi, terdakwa menelpon Yudi menanyakan isi barang yang akan diambil.

Namun Yudi tidak memberi tahu, dan meminta mengambil barang itu.

Setiba di lokasi itu, terdakwa ditemui oleh orang yang tidak dikenal, lalu menyerahkan barang berupa amplop warna putih.

"Usai menyerahkan amplop itu, orang itu langsung pergi meninggalkan terdakwa," jelas Jaksa Ngurah Darma Putra kala itu.

Tak berselang lama, datang beberapa orang dan meminta terdakwa berhenti.

Terdakwa pun langsung sadar bahwa orang-orang ini adalah petugas dari BNNP Bali.

Karena panik dan takut, terdakwa berusaha melarikan diri sambil membuang amplop itu.

Namun tidak sempat berlari jauh, petugas berhasil membekuk terdakwa.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved