Bencana Angin Kencang

Hingga Pukul 22.30 WITA, PLN Gianyar Terus Kerja Pulihkan Jaringan Kabel yang Tertimpa Pohon

Di bawah guyuran hujan lebat disertai angin kencang, para staf PLN Rayon Gianyar tampak sibuk menyingkirkan dahan pohon yang memutus kabel.

Hingga Pukul 22.30 WITA, PLN Gianyar Terus Kerja Pulihkan Jaringan Kabel yang Tertimpa Pohon
TRIBUN BALI/I WAYAN ERI GUNARTA
Di bawah guyuran hujan lebat disertai angin kencang, para staf PLN Rayon Gianyar tampak sibuk menyingkirkan dahan pohon yang menimpa kabel, Kamis (24/1/2019). 

Hingga Pukul 22.30 WITA, PLN Terus Kerja Piluhkan Jaringan Kabel yang Tertimpa Pohon Tumbang

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di bawah guyuran hujan lebat disertai angin kencang, para staf PLN Rayon Gianyar tampak sibuk menyingkirkan dahan pohon yang menimpa kabel.

Mereka memperbaiki jaringan yang sempat putus.

Mereka ingin menormalkan pelayanan listrik ke masyarakat yang hingga saat ini, masih padam di banyak desa di Kabupaten Gianyar.

Sebab mereka menyadari, listrik merupakan sesuatu yang tak bisa dipisahkan dalam aktivitas masyarakat.

Manager PLN Rayon Gianyar, Anggoro Gandajati, Kamis (24/1/2019) pukul 22.21 WITA mengatakan, pihaknya saat ini masih bekerja, dan berusaha agar secepat mungkin dapat memulihkan layanan listrik ke masyarakat.

Anggoro sendiri tak bisa memprediksi kapan layanan akan pulih mengingat kabel yang tertimpa pohon tumbang tak terhitung jumlahnya.

"Saat ini kami masih bekerja, kami sangat kewalahan. Jumlah kabel yang tertimpa, jumlahnya sangat banyak. Terlebih lagi kondisi cuaca yang buruk, membuat kami kesulitan melakukan perbaikan. Tapi hal ini tak jadi penghalang, kami akan tetap berusaha secepat mungkin memulihkan pelayanan," ujarnya.

Anggoro mengimbau masyarakat yang terdampak pemadaman listrik akibat bencana ini agar tetap bersabar.

"Kami kerahkan tenaga secara all out, semoga bisa secepatnya kita pulihkan. Sebab kami menyadari, listrik tak bisa dilepaskan dari aktivitas masyarakat. Karena itu, sebelum kondisi pulih, kamipun akan terus bekerja. Entah sampai jam berapa akan normal kembali," tandasnya.

Namun Anggoro bersyukur, hingga pukul 22.36 Wita, satu per satu desa yang mengalami pemadaman listrik, kondisinya sudah normal. Pihaknya berharap hujan segera terhenti supaya tidak menimbulkan pohon tumbang yang menimpa kabel. "Kami minta doa masyatakat, supaya hujan cepat terhenti, dan ditidak menambah kerusakan lagi," harapnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved