4 Tempat yang Sering Diabaikan dalam Pencegahan DBD padahal Bisa Menjadi Sarang Nyamuk

Musim hujan jadi salah satu penyebab berkembangnya nyamuk aedes aegypti sebagai penyebar virus DBD.

4 Tempat yang Sering Diabaikan dalam Pencegahan DBD padahal Bisa Menjadi Sarang Nyamuk
kompas.com
Ilustrasi nyamuk 

TRIBUN-BALI,COM - Musim hujan jadi salah satu penyebab berkembangnya nyamuk aedes aegypti sebagai penyebar virus DBD.

Pasalnya, banyak air yang tergenang sehingga menjadi sarang nyamuk.

Selain karena genangan air hujan, banyak genangan air lainnya yang terlupakan sehingga menjadi sarang nyamuk aedes aegypti yang memang senang berkembang biang di air bersih itu.

 
"Cara paling efektif mencegah DBD itu dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah masing-masing. Tidak hanya pada bak mandi, banyak tempat genangan air yang tidak terpantau warga," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, Jumat (25/1/2019).

Dezi menjelaskan, ada empat tempat berkembang biaknya nyamuk DBD yang sering terabaikan warga.

Seperti di wadah air di belakang kulkas, di dispenser, wadah sikat gigi dan rice cooker.

Keempat tempat itu jarang menjadi perhatian masyarakat, padahal tempat-tempat penampungan air itu bisa menjadi sarang atau tempat berkembangbiaknya nyaum aedes aegypti.

Baca: Begini Cara Mudah Mengusir Kecoa, Lalat, Nyamuk, dan Semut di Rumah

Baca: Waspada DBD Mengintai, Penderita di Denpasar Sudah Capai 30 Orang

Baca: WASPADA Gejala Baru DBD, Ternyata Sudah Tak Lagi Bintik Merah di Kulit, Ini Yang Perlu Diperhatikan

"Di empat tempat itu kan jadi penampungan air, seperti di belakang kulkas, di wadah tempat pembuangan air pada dispenser, wadah sikat gigi maupun penampungan uap air di rice cook. Itu harus rutin dibersihkan," ucap Dezi Syukrawati.

Selain itu, banyak tempat lain yang berpotensi adanya genangan air atau penampungan air yang harus dicek.

"Banyak lah tempat tempat yang jadi perhatian, barang-barang bekas yang tak terpakai juga seringkali ada tetesan air, atau pot di rumah, termasuk tempat minum burung di dalam kandang bisa menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak," ungkap Dezi Syukrawati.

Dezi mengungkapkan cara PSN dirasa yang paling efektif dalam melakukan pencegahan DBD dibandingkan fogging.

"Fogging efeknya kurang bagus, dan hanya memberantas nyamuknya saja tapi tidak memberantas telur nyamuknya. PSN yang sangat tepat, bagimana pencegahan DBD itu dilakukan dari penghuni rumah itu sendiri dengan menjaga kebersihan lingkungannya, khususnya mengawasi genangan air atau tempat penampungan air," papar Dezi Syukrawati. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Masyarakat Banyak Abaikan Empat Hal Sepele Ini dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved