Di 6 Negara Ini, Warga Negara Berhak Memilih untuk Mati, Syarat Ini yang Wajib Ditempuh

Hak warga negara untuk mati? Mungkin terdengar aneh. Namun, itu benar terjadi. Di saat banyak negara memperjuangkan hak warga negaranya

Di 6 Negara Ini, Warga Negara Berhak Memilih untuk Mati, Syarat Ini yang Wajib Ditempuh
tangkap layar poskupang
ILUSTRASI SUNTIK MATI: Hak warga negara untuk mati? Mungkin terdengar aneh. Namun, itu benar terjadi. Jadi bagi warga negara yang sudah memutuskan untuk memilih mati, dia boleh mengajukan permohonan bunuh diri. 

Di 6 Negara Ini, Warga Negara Bisa Memilih untuk Mati, Syarat yang Wajib Ditempuh

TRIBUN-BALI.COM - Hak warga negara untuk mati? Mungkin terdengar aneh. Namun, itu benar terjadi.

Di saat banyak negara memperjuangkan hak warga negaranya untuk hidup dan layak, justru ada praktik melegalkan warganya menjalani euthanasia atau suntik mati serta assisted suicide (membantu bunuh diri).

Jadi bagi warga negara yang sudah memutuskan untuk memilih mati, dia boleh mengajukan permohonan bunuh diri.

Tetap saja dengan berbagai syarat, namun kalau semua sudah memenuhi syarat, petugas medis dan hukum tak dapat menolaknya.

Inilah 6 negara di dunia yang mengizinkan warganya untuk 'sengaja mati':

1. Belanda

Pada bulan April 2002, Belanda menjadi negara pertama yang melegalkan prkatik suntik mati dan asistensi bunuh diri.

Satu aturan ketat yang harus ditaati: pemohon bunuh diri haruslah orang yang menderita sakit tak terhanankan, sakit yang tidak bisa disembuhkan dan permintaan harus dibuat oleh pasien dalam kesadaran penuh.

Pada tahun 2010, sebanyak 3.136 diberi minuman mematikan di bawah pengawasan medis.

Halaman
123
Penulis: Rizki Laelani
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved