Kadin Bali Usulkan Ada Zonasi untuk Pembangunan Hunian Vertikal Lima Lantai di Bali Selatan

Kadin Bali mengusulkan agar di daerah Bali Selatan yakni Kabupaten Badung dan Kota Denpasar terdapat zonasi untuk hunian bertingkat

Kadin Bali Usulkan Ada Zonasi untuk Pembangunan Hunian Vertikal Lima Lantai di Bali Selatan
kompas.com
Ilustrasi pembangunan apartemen. Kadin Bali berharap ada zonasi pembangunan rumah vertikal atau apartemen untuk pekerja di Bali Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali mengusulkan agar di daerah Bali Selatan yakni Kabupaten Badung dan Kota Denpasar terdapat zonasi untuk hunian bertingkat seperti apartemen atau rumah vertikal.

Kepala Kadin Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, hal ini untuk memfasilitasi para pekerja sehingga jarak tempat tinggal dengan tempat bekerja menjadi dekat.

Hal itu ia katakan saat hadir di acara Musyawarah Daerah (Musda) I dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPD Himperra) Bali, di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar.

Baca: Ibunda Marah Karena Hilangkan Kalung, Gadis 16 Tahun Minum Racun Serangga Hingga Tewas

Baca: Jadi Juru Parkir hingga Tukang Bakso, Kisah Penyamaran Polisi saat Ungkap Kasus Kejahatan

"(Hunian bertingkat ini) untuk mengantisipasi, misalnya ada orang yang bekerja di Nusa Dua biar tidak pulang gitu kan. Tinggal di dekat sana jalan kaki dia (berangkat kerja)," katanya saat kembali dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (25/1/2019) sore.

Wiraputra mengatakan, zonasi hunian vertikal berupa apartemen ini merupakan ide dari Real Estate Indonesia (REI) dan Imperra juga pengusaha yang ingin memberikan akses lebih mudah bagi karyawannya di kawasan Bali Selatan, khususnya Kuta, Nusa Dua dan Jimbaran.

"Ini kan temen-temen pengusaha ingin menyiapkan tenaga kerja di kawasan Kuta, Nusa Dua, Jimbaran itu bisa tertampung di sana, dengan mempersiapkan apartemen-apartemen yang murah," terangnya.

Dengan hunian vertikal berupa apartemen ini, lanjutnya, bisa menghemat dan mempermudah para pekerja.

Saat ditanya apakah daerah lain juga perlu zonasi yang sama, Wiraputra mengatakan untuk daerah lain belum butuh zonasi semacam ini karena lahan masih cukup untuk mendirikan bangunan.

"Tidak (butuh), karena daerah lain kan masih banyak lahannya jadi masih bisa. Di daerah Bali Selatan saja, di Denpasar dan Badung perlu kita pikirkan," jelasnya.

Baca: BPBD Bali Catat 93 Kejadian Pohon Tumbang Dalam Sehari, 1 Korban Meninggal Dunia

Baca: Deretan Foto Hot Artis Diduga Terlibat Prostitusi Online Dibeberkan Polda Jatim, Bagian Ini Disensor

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved