Nyaris Hilang Ditelan Bumi, Ini Kondisi Candi Borobudur Saat Pertama Kali Ditemukan Raffles

Dalam prosesnya, meninggalkan dokumen atau arsip yang menyimpan informasi penting tentang sejarah pelestarian Candi Borobudur.

Nyaris Hilang Ditelan Bumi, Ini Kondisi Candi Borobudur Saat Pertama Kali Ditemukan Raffles
tangkap layar intisari
Foto2 diambil sekitar tahun 1870-1900 (dari berbagai sumber). Kondisi Candi Borobudur: Reruntuhan candi Borobudur ditemukan pertama kali pada tahun 1814, saat Inggris menguasai Jawa, di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles 

Soal penemuan Candi Borobudur pada masa Raffles bisa dilihat di ruang pertama.

Ruangan kedua memajang bukti-bukti pemugaran kedua pada 1973-1983.

Ada juga beberapa foto pemugaran pertama yang dilakukan pemerintah Hindia Belanda oleh Theodore van Erp.

Di ruangan lain terdapat sketsa lukisan pertama Candi Borobudur yang dicetak dalam buku "Boro-Boedoer, Het Eiland Java" karya FC Wilsen, JFG Brumund, dan C Leemans pada 1873.

Para pengunjung juga bisa menyaksikan film dokumenter restorasi Candi Borobudur, juga candi tersebut pasca-letusan Gunung Merapi tahun 2010.

Jejak Bencana di Borobudur

Dikutip dari laman Kompas.com, sekitar 198 tahun lalu, Perwakilan Serikat Dagang Inggris di Hindia Timur, Letnan Gubernur-Jenderal Sir Stamford Raffles mendapat kabar ditemukannya monumen kuno yang sangat besar di Desa Bumisegoro, dekat Magelang.

Namun, Raffles yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Semarang, Jawa Tengah, pada 1814 itu tidak bisa mengunjungi Candi Borobudur.

Ia kemudian mengirim anak buahnya, seorang insinyur Belanda bernama Cornelius, untuk melihat Candi Borobudur.

Raffles, yang sangat tertarik dengan kebudayaan dan sejarah Jawa, menginginkan informasi lebih detail mengenai temuan baru itu.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Laelani
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved