PSSI Resmi Kontrak Simon McMenemy jadi Pelatih Timnas, Ini Targetnya!

Pelatih asal Skotlandia ini dikontrak PSSI selama dua tahun hingga akhir tahun 2020

PSSI Resmi Kontrak Simon McMenemy jadi Pelatih Timnas, Ini Targetnya!
Media dan Digital PSSI.
PSSI memperkenalkan pelatih baru Timnas Indonesia, Simon McMenemy, Kamis (24/1/2019). 

"PSSI siap mendukung penuh segala kebutuhan dari coach Simon McMenemy. Yang utama juga memberikannya keleluasaan soal menyusun jadwal program. Coach Simon akan dibantu full team oleh PSSI. Kami akan lebih intens dalam hal football science, analisis data, analisis lawan, yang akan bekerja sama antara tim teknik dan kepelatihan, yang bakal menggodok hasil-hasil liga untuk dapat dianalisa demi kepentingan tim nasional," ungkapnya.

Ratu Tisha menambahkan, nantinya juga akan ada workshop lebih lanjut antara pelatih timnas dan pelatih-pelatih Liga 1.

Diharapkan sebelum Liga 1 2019 dimulai, akan ada workshop pada Maret dan ada kesinambungan antara pelatih kompetisi, dengan kebutuhan tim kepelatihan yang dipimpin Coach Simon McMenemy.

Baca: Bangun Chemistry dengan Pemain Bali United, Leo Ngaku Cepat Adaptasi

Baca: Soal Pernikahan Dengan Roger Danuarta, Cut Meyriska : Secepatnya, Doain Yah

Sementara itu, Simon McMenemy tampak sangat antusias menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Apalagi ini menjadi impiannya sejak lam,a dan ia pun yakin dapat memberikan warna baru sepak bola Indonesia.

"Terima kasih kepada PSSI atas kesempatan yang diberikan. Selama dua tahun terakhir, saya melakukan pekerjaan yang tidak mudah bersama Bhayangkara FC, namun kami bisa meraih apa yang sudah kami rencanakan," tuturnya.

"Suatu kehormatan besar untuk saya mewakili Indonesia sebagai pelatih timnas. Walau saya bukan favorit, atau pilihan beberapa fans, tapi saya jamin tidak akan ada orang yang begitu semangat seperti saya, siap bekerja keras, dan saya akan mewujudkan penantian panjang Indonesia melalui kerja nyata," ungkapnya.

Simon McMenemy menilai semestinya Timnas Indonesia bisa menorehkan prestasi serta menjadi kekuatan yang dipandang di Asia.

Ia percaya pada kualitas pemain Indonesia, tua dan muda, yang ada saat ini.

"Dalam pandangan saya, Indonesia seharusnya di atas sana, berkompetisi di level tinggi dan sekarang bemain di Piala Asia. Saya percaya, saya bisa, karena memiliki modal yang ada. Tinggal bagaimana saya bisa mengolahnya. Memang tidak mudah, menemukan kepingan puzzle saat ini supaya menjadi komplet. Saya harap bisa membuktikan dan mencapai hal itu," imbuhnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved